“Ini kegiatan rutin setiap tahun seperti tahun lalu, namun tahun ini jumlahnya bertambah. Mudah-mudahan tahun depan bisa jauh lebih besar lagi sehingga semakin banyak anak yatim yang bisa kita bahagiakan menyambut Idul fitri,” kata Illiza.

Ia juga mengajak masyarakat Kota Banda Aceh untuk ikut berpartisipasi menyantuni anak yatim. Salah satunya melalui gerakan menabung untuk anak yatim yang rencananya akan dibuka setiap 15 Ramadan.
“Mudah-mudahan seluruh masyarakat kota dapat ikut mendukung, terutama bagi yang mampu, dengan menyisihkan rezekinya untuk para yatim. Insyaallah jika kita lakukan bersama, tidak ada lagi anak yatim di Banda Aceh yang tidak tersantuni dengan baik,” ujarnya.
Menurut Illiza, kepedulian terhadap anak yatim merupakan amanah yang diajarkan dalam Islam. Karena itu ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi gerakan bersama masyarakat untuk menebar kepedulian dan kebahagiaan di bulan suci Ramadan.
Kegiatan itu turut dihadiri para asisten, kepala OPD, camat, serta ASN Pemerintah Kota Banda Aceh yang ikut mendampingi anak-anak yatim saat berbelanja.
Hadir pula Direktur Utama Perumdam Tirta Daroy Banda Aceh T Novizal Aiyub beserta jajaran yang juga ikut berbelanja bersama para yatim.
Di tengah hiruk-pikuk pasar, kebahagiaan anak-anak itu seakan menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan. (Riz)












