Pelaku Pencurian HP di Kanarasa Indatu Terekam Membeli Rokok Sebelum Aksi

Pelaku Pencurian di Warung Makan Kanarasa Indatu terekam CCTV Toko Kelontong saat membeli rokok, Jumat 18 Agustus 2023 [Foto/Screenshot rekaman cctv]

LM – Kejadian pencurian HP yang menimpa seorang wartawan aktif di media online di Kota Banda Aceh, Ismail, memunculkan fakta menarik yang terekam dalam rekaman CCTV. Pelaku pencurian, yang terekam dalam aksi mengambil HP REALME C21Y di rumah makan “Kanarasa Indatu,” ternyata sempat mampir di toko kelontong di dekat lokasi pencurian untuk membeli rokok. Jum’at, 18 Agustus 2023 kemarin.

Baca Juga :  Niat Cari Kerja di Bali, Pria Asal Medan Curi Koper Warga Australia

Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat memasuki toko kelontong beberapa saat sebelum aksinya di rumah makan terjadi. Pria tersebut mengenakan setelan kaos putih dan celana jeans, membeli rokok Rp 5.000 dan BBM Rp 10.000 untuk motornya. Namun, yang menariknya, tindakan pelaku saat memberikan helmnya sebagai jaminan saat tidak membayar barang belanjaannya.

Beberapa saat setelah peristiwa ini terjadi, pelaku terekam dalam rekaman CCTV lainnya saat masuk ke dalam rumah makan “Kanarasa Indatu” tepatnya selang 3 toko setelah toko kelontong tadi. pelaku dengan berani mengambil HP REALME C21Y yang sedang di-charge di atas meja, meskipun chargernya masih terpasang. Tindakan ini dengan jelas terlihat dalam rekaman yang sama. dan bukti rekaman cctv tersebut juga telah diserahkan kepada pihak kepolisian sebagai bukti dalam laporan kasus itu.

“Sudah saya buat laporan kehilangan dan pencurian kepada pihak kepolisian Polsek Syiah Kuala, pada jumat Malam 18 Agustus 2023 pasca kejadian,” kata Korban, Ismail yang juga Pemilik Warung Makan Kanarasa Indatu, selasa 22 Agustus 2023.

Dalam laporan yang dilaporkan oleh Watawan Muda itu kepada Kepolisian Sektor Syiah Kuala, nomor LP/ /VIII/RES.1.8/2023/Sek-Syiah Kuala, bukti-bukti yang ada termasuk rekaman CCTV dari toko kelontong dan rumah makan. Kerugian yang dialami oleh Ismail diperkirakan mencapai sekitar Rp1.500.000. Masyarakat setempat berharap pihak kepolisian dapat mengambil tindakan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku dan menuntaskan kasus ini dengan adil.

Baca Juga :  Tegang Pasca-Futsal: Polresta Banda Aceh Cari Solusi Damai

Ia berharap Kepolisian dapat menindak lanjuti laporan kasus pencurian tersebut, dan menangkap pelaku yang telah meresahkan masyarakat dan menjadi efek jera bagi pelakunya.

Loading

Kutar Maulana
Author: Kutar Maulana