Linimedia.id | Pemerintah Aceh memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2026 telah resmi memasuki tahap realisasi. Sejak ditetapkan pada 12 Februari 2026, seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) kini mulai menyiapkan dokumen serta melaksanakan kegiatan sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menegaskan bahwa proses realisasi anggaran sudah berjalan dan mulai terlihat melalui pelaksanaan berbagai program di lapangan.
“Iya benar, APBA 2026 sudah mulai direalisasikan. Saat ini seluruh SKPA sedang dalam tahap persiapan dokumen dan pelaksanaan kegiatan sesuai DPA masing-masing,” ujar Muhammad MTA, dalam keterangan persnya Rabu 17 Fbruari 2026.
Ia mencontohkan, pelaksanaan Pasar Murah yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh di seluruh kabupaten/kota beberapa hari terakhir merupakan salah satu bentuk nyata realisasi APBA 2026 atas instruksi langsung Gubernur Aceh.
“Program Pasar Murah itu adalah bagian dari realisasi APBA yang sedang berjalan. Tujuannya jelas, untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Muhammad MTA menyampaikan bahwa Gubernur Aceh telah menginstruksikan seluruh SKPA agar mempercepat realisasi anggaran. Langkah ini dinilai penting untuk mendorong perputaran ekonomi dan membangkitkan kembali aktivitas masyarakat di seluruh sektor.
“Gubernur meminta seluruh SKPA mempercepat realisasi anggaran agar perekonomian masyarakat di semua sektor bisa segera bergerak dan bangkit,” tegasnya.
Selain itu, Pemerintah Aceh juga terus melakukan berbagai langkah pemulihan pascabencana bersama pemerintah kabupaten/kota, dengan supervisi ekstra dari Pemerintah Pusat. Upaya tersebut dilakukan secara terkoordinasi demi mewujudkan Aceh yang lebih baik dan mampu bangkit dari dampak bencana.
“Pemulihan pascabencana terus kami lakukan secara bersama-sama. Ini adalah komitmen Pemerintah Aceh untuk memastikan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat tetap berjalan,” tutup Muhammad MTA.






