LM – Prestasi gemilang diraih Pemerintah Aceh setelah meraih penghargaan terbaik tingkat nasional dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2023. Penghargaan ini diberikan oleh Komisi Informasi (KI) Pusat, yang menobatkan Pemerintah Aceh sebagai yang terbaik dengan nilai mencengangkan, yakni 98,37. Penghargaan ini diterima langsung oleh Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki dari tangan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, dalam acara yang digelar di Istana Wakil Presiden Republik Indonesia pada Selasa (19/12/2023).
Prestasi luar biasa ini menjadi bukti konsistensi Pemerintah Aceh dalam menerapkan Keterbukaan Informasi Publik, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai yang terbaik selama 11 tahun berturut-turut masuk dalam nominasi nasional. Penilaian yang dilakukan oleh KI Pusat melibatkan 15 Provinsi di Indonesia, di antaranya Yogyakarta, Bali, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Sumatera Barat.
Dalam kategori Badan Publik Pemerintah Provinsi dengan kualifikasi Informatif, Pemerintah Aceh unggul dengan nilai 98,37, diikuti oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan nilai 96,77 dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dengan nilai 96,05.
Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas capaian ini, menyatakan bahwa penghargaan tersebut adalah representasi dari dedikasi, kerja keras, dan komitmen Pemerintah Aceh dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan terbuka. “Alhamdulillah ini prestasi tertinggi yang diperoleh. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kolaborasi antar-lembaga pemerintah, swasta, dan masyarakat yang telah bekerja dengan tidak mengenal lelah untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan terbuka,” ujarnya.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh, Marwan Nusuf, menambahkan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari komitmen semua pihak dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Aceh, serta dukungan penuh dari pimpinan Pemerintah Aceh, SKPA, dan kolaborasi dengan berbagai pihak dan stakeholders lainnya.
Penghargaan ini diberikan setelah melalui tahapan pengisian kuesioner evaluasi diri dan presentasi, di mana Pemerintah Aceh mendapat nilai tinggi sejak awal tahapan pengisian kuesioner hingga tahapan presentasi di Jakarta pada tanggal 28 November 2023. Setelah diverifikasi, Pemerintah Aceh berhasil mempertahankan skor tinggi sebesar 98,5.[red]












