Scroll untuk baca artikel
Lini Aceh

Pj Gubernur Aceh: Silaturrahmi Kunci Menghadapi Tantangan Zaman

33
×

Pj Gubernur Aceh: Silaturrahmi Kunci Menghadapi Tantangan Zaman

Sebarkan artikel ini
Penjabat Gubernur Aceh Bustami, SE, M.Si bersama Istri Mellani Subarni, menghadiri Halal Bi Halal dan silaturahmi Aceh Meupakat - Mueseuraya di Smea Premium Rumoh Aceh Gampong Tibang Banda Aceh. Rabu (1/5/2024).
Penjabat Gubernur Aceh Bustami, SE, M.Si bersama Istri Mellani Subarni, menghadiri Halal Bi Halal dan silaturahmi Aceh Meupakat - Mueseuraya di Smea Premium Rumoh Aceh Gampong Tibang Banda Aceh. Rabu (1/5/2024).

LM – Silaturrahmi merupakan kunci karena hidup tidak bisa berjalan sendiri. Maka kerjasama yang kolaboratif dan sinergis dari semua unsur menjadi penting, dan memiliki implikasi bagi kita, untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks dan tidak ringan.

Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah, dalam sambutannya, saat menghadiri Halal bi Halal Idul Fitri 1445 Hijriah, yang diselenggarakan oleh tokoh Aceh lintas sektor yang tergabung dalam organisasi Aceh Meupakat Meuseuraya’, yang digelar di Warkop SMEA Premium Rumoh Aceh, di kawasan Tibang, Rabu (1/5/2024).

Table of Contents

“Silaturahmi akan mempererat persaudaraan, meningkatkan kerukunan yang pada akhirnya akan memperkuat persatuan. Baiknya jalinan silaturrahmi tentu menjadi modal yang sangat baik bagi kita untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan tidak ringan, dalam setiap napas kehidupan,” ujar Gubernur.

Gubernur menambahkan, Ramadhan yang baru berlalu mengajarkan banyak hal. Segala ibadah yang menyertai, mulai dari sahur, berbuka, kemudian Shalat Tarawih dan Witir, serta sedekah dan membaca Al-Qur’an, merupakan sinergisitas spiritual yang satu dengan lainnya saling melengkapi dan menyempurnakan. “Saat Idul Fitri, pesan silaturrahmi lebih dalam lagi kita rasakan, kita jalankan dengan saling kunjung mengunjungi, saling memaafkan, saling menguatkan. Itulah esensi dari Halal bi Halal yang kita laksanakan pada hari ini. Bahwa menyambung hubungan yang putus, mewujudkan keharmonisan dari sebuah konflik, dan berbuat baik secara berkelanjutan adalah tindakan terpuji yang harus kita jalani. Sehingga dapat memperkecil perbedaan, dan memperbesar kebersamaan yang kemudian akan melahirkan kekompakan juga keterikatan sebagai pondasi yang kuat dari keharmonisan,” kata Gubernur.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca