Scroll untuk baca artikel
HeadlineLini Aceh

Rumah di Lhokseumawe Ludes Terbakar, Anak Pemilik Selamat, Kerugian Rp250 Juta

×

Rumah di Lhokseumawe Ludes Terbakar, Anak Pemilik Selamat, Kerugian Rp250 Juta

Sebarkan artikel ini
Satu unit rumah milik warga di Jalan Darussalam, Gang Kenari Ujung, Dusun Kenari, Desa Kampung Jawa Baru, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, ludes dilalap si jago merah, Minggu (5/4/2026) pagi. Dok. Ist

LINI MEDIA – Satu unit rumah di Jalan Darussalam, Gang Kenari Ujung, Dusun Kenari, Desa Kampung Jawa Baru, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, ludes dilalap api, Minggu (5/4/2026) pagi.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kapolsek Banda Sakti AKP Hanafiah, S.Ag., M.M., menyampaikan kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 WIB saat rumah hanya dihuni anak pemilik. Api diduga berasal dari korsleting kabel peralatan listrik di dapur. Pemilik rumah, Siti Aminah (48), saat kejadian sedang berjualan di Pasar Impres Desa Tumpok Tengoh.

“Anak pemilik rumah sempat mencoba memadamkan api, namun karena api cepat membesar, ia keluar rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar,” ujarnya.

Warga yang mengetahui kejadian segera membantu dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tiga unit mobil pemadam kebakaran Kota Lhokseumawe tiba tak lama kemudian dan langsung melakukan pemadaman. Sekitar pukul 09.30 WIB, api berhasil dikendalikan.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp250 juta,” lanjut Kapolsek.

Kapolsek bersama personel telah mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP, memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari saksi. Dari penyelidikan awal, kebakaran diduga kuat disebabkan korsleting listrik.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap penggunaan instalasi listrik di rumah dan rutin melakukan pengecekan guna mencegah kebakaran serupa.***

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca