Scroll untuk baca artikel
Berita

Rahul Calon Tunggal Ketua Umum PNA, Berpeluang Terpilih Aklamasi

×

Rahul Calon Tunggal Ketua Umum PNA, Berpeluang Terpilih Aklamasi

Sebarkan artikel ini

Linimedia.id, Banda Aceh |  Langkah Misbahul Munir alias Rahul menuju kursi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nanggroe Aceh (PNA) periode 2026–2031 semakin terbuka. Hingga penutupan pendaftaran bakal calon pada Kamis (6/8/2026), belum ada kandidat lain yang menyerahkan berkas pencalonan kepada panitia.

Rahul, yang juga Ketua DPW PNA Aceh Utara, tercatat sebagai satu-satunya bakal calon yang mendaftar. Kondisi ini membuka peluang dirinya terpilih secara aklamasi dalam Kongres II PNA yang digelar di Banda Aceh.

Ketua Panitia Kongres II PNA, Tgk. Nurdin Ramli, mengatakan seluruh persiapan kongres berjalan sesuai rencana. Pada Sabtu (8/8/2026), panitia masih melakukan registrasi peserta hingga sore hari.

“Pembukaan kongres baru dimulai malam ini pukul 20.00 WIB sampai selesai,” kata Nurdin, Sabtu (8/8/2026).

Ia memastikan, hingga batas akhir pendaftaran, hanya satu nama yang menyerahkan berkas bakal calon Ketua Umum PNA, yakni Misbahul Munir alias Rahul dari DPW PNA Aceh Utara.

“Sejauh ini yang menyerahkan berkas pendaftaran bakal calon kepada panitia baru satu, yaitu Misbahul Munir alias Rahul dari DPW Aceh Utara,” ujarnya.

Namun demikian, Nurdin menegaskan status Rahul sebagai calon Ketua Umum PNA masih harus ditetapkan melalui forum Kongres II sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, Rahul resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Umum PNA pada Senin (3/8/2026) di Banda Aceh. Ia menjadi pendaftar pertama dalam bursa pemilihan Ketua Umum PNA periode 2026–2031.

Saat mendaftar, Rahul didampingi sejumlah pengurus DPW PNA kabupaten/kota yang menyatakan dukungan terhadap pencalonannya.

Ketua Panitia Kongres II PNA Tgk. Nurdin Ramli bersama Ketua Steering Committee (SC) Abu Tausi menerima langsung berkas pendaftaran tersebut. Panitia kemudian melakukan verifikasi terhadap sejumlah persyaratan, di antaranya formulir pendaftaran, dukungan minimal 30 persen dari DPW PNA kabupaten/kota, serta kontribusi untuk pelaksanaan Kongres II PNA.

Baca Juga :  Satpol PP dan WH Aceh Besar Ciduk Warga Mokel di Warung Siang Hari

Hasil verifikasi menyatakan Rahul telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi. Ia juga mengantongi dukungan dari 18 DPW PNA kabupaten/kota.

Dukungan tersebut berasal dari DPW PNA Aceh Utara, Aceh Selatan, Kota Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Barat, Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Besar, Aceh Barat Daya, Simeulue, Aceh Singkil, Kota Subulussalam, Bener Meriah, Nagan Raya, Aceh Jaya, dan Aceh Tamiang.

Rahul mengapresiasi dukungan yang diberikan jajaran pengurus DPW PNA kabupaten/kota. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi modal penting untuk membangun kembali kekuatan politik PNA di Aceh.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus DPW yang telah memberikan dukungan sehingga saya bisa mendaftar sebagai calon Ketua Umum PNA pada Kongres II. Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk membangkitkan kembali Partai Nanggroe Aceh agar kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Aceh,” kata Rahul.

Ia menilai soliditas dan kebersamaan kader menjadi faktor penting untuk mengembalikan kejayaan PNA, terutama setelah partai tersebut tidak lagi memiliki keterwakilan di parlemen.
Rahul juga menyatakan akan terus membangun komunikasi politik dengan seluruh DPW hingga seluruh tahapan Kongres II PNA selesai.

Kongres II PNA dijadwalkan dibuka pada Sabtu malam (8/8/2026) di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh. Kongres tersebut menjadi momentum penting bagi PNA untuk menentukan arah kepemimpinan partai sekaligus menetapkan Ketua Umum periode 2026–2031.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca