Scroll untuk baca artikel
Lini Aceh

Abu Bakar Hadiri Maulid Nabi di Darul Imarah, Aceh Besar

×

Abu Bakar Hadiri Maulid Nabi di Darul Imarah, Aceh Besar

Sebarkan artikel ini

Memaknai Peringatan Maulid Nabi sebagai Instropeksi Menuju Perbaikan

Kadis Pendidikan Dayah Aceh Besar, Abubakar SAg disambut Camat Darul Imarah, M Bsir SSTP MSi menghadiri acara kenduri Maulid di Masjid Al-Faizin Lampeuneurut, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Kamis (07/12/2023). Foto : Pemkab Aceh Besar
Kadis Pendidikan Dayah Aceh Besar, Abubakar SAg disambut Camat Darul Imarah, M Bsir SSTP MSi menghadiri acara kenduri Maulid di Masjid Al-Faizin Lampeuneurut, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Kamis (07/12/2023). Foto : Pemkab Aceh Besar

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus menggalakkan peringatan Maulid Nabi sebagai upaya penguatan nilai keagamaan dan karakter masyarakat. Kepala Dinas Pendidikan Dayah, Abu Bakar, menekankan bahwa peringatan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga momen instropeksi untuk meningkatkan kualitas diri. Ia juga mengajak generasi muda untuk menjauhi narkoba dan mengingatkan pentingnya menjaga persatuan menjelang Pemilu 2024. Peringatan Maulid Nabi dihadiri oleh Penjabat Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto S.STP, MM, yang diwakili Abu Bakar.

LM – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto S.STP, MM, diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Abu Bakar S.Ag, turut serta dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Faizin, Gampong Lampeuneurut Ujong Blang, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar. Kehadiran mereka sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan guna mewujudkan masyarakat yang berkarakter dan maju secara bermarwah. Kamis, 7 Desember 2023.

Baca Juga :  Semarak Maulid Nabi di Pesantern Babul Maghfirah, Aceh Besar

Peringatan Maulid Nabi tidak hanya dianggap sebagai seremoni keagamaan semata, tetapi juga sebagai media dakwah untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat. Dalam sambutannya, Abu Bakar menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar penghormatan kepada tokoh sejarah, melainkan kesempatan untuk meneladani kehidupan Rasulullah SAW sebagai sosok pemimpin yang berpengaruh positif. “Beliau bukan hanya tokoh sejarah yang diagungkan, tetapi juga merupakan sosok pemimpin yang memiliki pengaruh besar menuju arah yang lebih baik,” ujarnya.

Memaknai Peringatan Maulid Nabi sebagai Instropeksi Menuju Perbaikan

Abu Bakar menekankan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak boleh hanya dianggap sebagai seremonial semata, melainkan sebagai momen instropeksi untuk melihat ke arah yang lebih baik di masa depan. “Kami ingin masyarakat Aceh Besar meneladani pribadi dan kehidupan Rasulullah, sehingga peringatan ini dapat menjadi pendorong untuk meningkatkan kualitas diri dan sikap hidup yang lebih baik,” tambahnya.

Baca Juga :  Polwan Pimpin Patroli Jumat, Mapolres Aceh Tamiang Tetap Aman

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar secara konsisten berkomitmen untuk membangun mental spiritual masyarakat melalui penguatan nilai-nilai agama. Tujuannya adalah menciptakan masyarakat yang tidak hanya unggul secara materi, tetapi juga memiliki karakter dan moral yang kuat. Dalam mencapai visi Kabupaten Aceh Besar yang Bermarwah Maju dan Sejahtera, komitmen ini dianggap sebagai fondasi yang penting.

Abu Bakar juga menyampaikan pandangannya terhadap peringatan Maulid Nabi sebagai momentum pembangunan rohani. Menurutnya, pembangunan rohani masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi dinamika zaman. “Pembangunan rohani dapat menjadi kekuatan untuk menghadapi dinamika masyarakat, membantu mereka bangkit, dan membina sikap mental sesuai dengan nilai ajaran agama,” paparnya.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Personel, Kapolda Aceh: Ini Sebuah Tanggung Jawab Baru

Dalam konteks ini, Abu Bakar mengajak masyarakat Aceh Besar untuk tidak hanya melihat peringatan Maulid Nabi sebagai suatu kegiatan rutin, tetapi sebagai sarana untuk memperkuat iman kepada Allah SWT. “Kami yakin pembangunan rohani dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi dinamika masyarakat untuk bangkit dan membina dalam mereformasi sikap mental sesuai dengan nilai ajaran agama,” katanya dengan penuh keyakinan.

Pada kesempatan tersebut, Abu Bakar menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar perayaan atau upacara, tetapi juga merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenang dan memahami teladan hidup Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. “Dalam menghadapi berbagai tantangan dan perjuangan dalam hidupnya, Nabi Muhammad SAW telah menunjukkan teladan yang sempurna sebagai seorang pemimpin, suami, ayah, dan sahabat,” kata Abu Bakar.

Teladan hidup Rasulullah melibatkan segala aspek kehidupan, mulai dari kepemimpinan hingga kehidupan pribadi. Dalam konteks ini, Abu Bakar menyebutkan bahwa peringatan Maulid Nabi juga mengingatkan akan pentingnya menjaga persatuan dan persaudaraan dalam masyarakat. Nabi Muhammad SAW telah memberikan ajaran tentang kasih sayang, toleransi, dan saling menghormati antar sesama umat manusia.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Bahas Percepatan Pembangunan bersama Menko Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan dan Menteri Transmigrasi

“Dalam masyarakat yang semakin kompleks dan beragam seperti sekarang ini, pesan ini sangat relevan dan penting untuk diingat dan diamalkan,” jelas Abu Bakar. Ia berharap bahwa peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momen refleksi bagi masyarakat Aceh Besar untuk merenungkan nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Abu Bakar tidak hanya berfokus pada aspek rohani, tetapi juga menyampaikan keprihatinannya terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda, terutama terkait penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja. Ia menyoroti kemajuan teknologi dan transportasi yang membawa dampak signifikan pada gaya hidup masyarakat, termasuk peningkatan masalah narkoba yang merambah hingga ke pelosok desa.

“Orang tua, tolong perhatikan anak-anak Anda, dengan melihat perilaku dan perangainya. Didik mereka dengan ilmu agama dengan baik,” ajaknya dengan nada serius. Abu Bakar memandang bahwa peran orang tua sangat penting dalam mendidik anak-anak agar memiliki pemahaman yang baik tentang agama dan menghindari dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Ajak Mahasiswa Jaga Alam Lewat Green Policing

Pemilu 2024: Membangun Kondusifitas dan Menjaga Persatuan

Abu Bakar tidak lupa menyampaikan pesan politis, mengingat bahwa tahun 2024 akan menjadi tahun pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden/Wakil Presiden, DPR, DPD, dan Kepala Daerah. Dalam konteks ini, ia menyampaikan harapan agar meskipun masyarakat memiliki pilihan politik yang berbeda, kondisi politik tetap kondusif.

“Harapan kami, walau pun kita beda pilihan, berbeda baju, mari kita pelihara iklim yang kondusif, jaga persatuan dan kesatuan, sehingga pemilihan ini bisa melahirkan sosok pimpinan dan legislatif yang baik untuk mewujudkan keadilan dan kemakmuran bangsa dan negara,” kata Abu Bakar dengan penuh harap.

Dalam akhir sambutannya, Abu Bakar tidak lupa menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Darul Imarah serta seluruh elemen masyarakat dan stakeholder pembangunan. Ia mengakui kontribusi nyata yang diberikan oleh semua pihak dalam mewujudkan capaian program pembangunan daerah Kabupaten Aceh Besar.

Baca Juga :  Pangdam IM dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda Kunjungan Kerja ke Yonif 116/GS

“Semoga melalui peringatan Maulid Nabi ini, dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk menjadi manusia yang lebih baik, lebih bijaksana, dan lebih penuh kasih sayang,” tutupnya dengan nada penuh harap.

Terakhir, Abu Bakar berharap bahwa semangat peringatan Maulid Nabi dapat menjadi dorongan untuk terus bersama-sama membangun masyarakat yang bermartabat, berkarakter, dan sejahtera.[red]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca