Afdhal menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan hendaknya tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan kembali nilai perjuangan dan mengisinya melalui kerja nyata. Semangat kemerdekaan, menurutnya, perlu diwujudkan melalui pelayanan kepada masyarakat, pembangunan daerah, serta upaya menciptakan kehidupan kota yang aman, maju, dan sejahtera.
“Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata, menjaga persatuan dan kebersamaan, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat. Jasa para pahlawan menjadi pengingat bagi kita untuk terus melanjutkan perjuangan melalui pengabdian,” ujar Afdhal.
Menurutnya, penghormatan kepada keluarga pahlawan, perintis kemerdekaan, veteran, dan warakawuri juga memiliki makna penting bagi generasi penerus. Penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir dari perjuangan, pengorbanan, dan keteguhan para pendahulu bangsa.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan semakin memperkuat semangat persatuan serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun Aceh dan Kota Banda Aceh. Dengan semangat kemerdekaan dan nilai-nilai perjuangan para pahlawan, pembangunan diharapkan terus bergerak untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (Riz)












