Illiza menambahkan, Pemko Banda Aceh telah memulai sejumlah langkah nyata. “Program Revitalisasi Septic Tank Aman di 10 gampong pilot project bekerja sama dengan USAID IUWASH,” ujarnya.
Selain itu, dibangun juga wetland buatan di Gampong Deah Raya sebagai solusi alami pengolahan limbah berbiaya rendah. Gerakan “Sanitasi Aman dari Rumah” turut digalakkan bersama kader PKK dan sanitarian di seluruh puskesmas, termasuk kampanye Sekolah Sehat dan Gampong Sehat untuk menumbuhkan perilaku hidup bersih sejak dini.
“Langkah-langkah ini bukan proyek jangka pendek, tapi investasi jangka panjang untuk menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan,” tegas Illiza.
Ia optimistis target sanitasi aman 30 persen pada tahun 2029 dapat tercapai. “Dengan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, Pokja PKP, lembaga mitra, dan masyarakat, saya yakin target itu bisa kita capai bersama,” ujarnya.
Illiza juga menyampaikan apresiasi kepada Pokja PKP Provinsi Aceh dan seluruh peserta dari kabupaten/kota klaster 1. “Semoga kegiatan Advokasi Sanitasi Aman tahun 2025 ini menjadi langkah penting menuju Aceh yang lebih sehat, tangguh, dan bermartabat,” pungkasnya.***












