Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, memastikan bahwa dirinya tidak mengetahui apa pun terkait transaksi tersebut. Ia menegaskan, nama dan fotonya telah disalahgunakan oleh pelaku. “Itu murni penipuan. Beberapa wartawan di Banda Aceh juga dihubungi dengan modus serupa, tapi tidak ada yang tertipu,” katanya.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran mencurigakan yang mengatasnamakan tokoh publik. Aparat kepolisian diharapkan segera menindaklanjuti laporan ini dan memblokir rekening penampung untuk mencegah bertambahnya korban.***












