LM – Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram, memberikan apresiasi mendalam kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Aceh Besar dan IDI Wilayah Aceh atas dedikasi dan kontribusinya terhadap sektor kesehatan, khususnya sejak masa bencana tsunami hingga pandemi Covid-19.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Halal Bihalal keluarga besar IDI Cabang Aceh Besar yang digelar di Oasis Hotel, Banda Aceh. Dalam sambutannya, Syech Muharram menekankan pentingnya peran IDI sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“IDI memiliki kekuatan besar dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat Aceh Besar. Kita ingin membawa perubahan besar, dimulai dari pola pikir dan kesehatan fisik. Setiap warga Aceh Besar punya hak yang sama atas darah dan tanah ini,” tegasnya.
Namun demikian, Syech Muharram turut menyayangkan belum meratanya distribusi tenaga medis di sejumlah wilayah pesisir dan pelosok Aceh Besar. Ia menyoroti realita keterbatasan akses layanan kesehatan di daerah terpencil yang membutuhkan perhatian serius.
Tak hanya itu, ia juga menyinggung kondisi Rumah Sakit Satelit yang saat ini menjadi andalan Aceh Besar, namun masih berstatus tipe C.
“Padahal sebelum pemekaran dari Banda Aceh, Aceh Besar punya rumah sakit besar. Kita harapkan pelayanan kesehatan harus mendahulukan penanganan pasien, bukan administrasinya,” ujarnya.
Sektor Kesehatan dan Pendidikan Tetap Prioritas Meski Ada Efisiensi
Di tengah tantangan efisiensi anggaran, Bupati menegaskan bahwa sektor kesehatan dan pendidikan tetap menjadi prioritas utama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar. Ia memastikan alokasi anggaran terbesar tetap diberikan pada dua sektor vital tersebut.












