Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan operasi pemulihan pasca bencana tersebut merupakan bukti nyata komitmen TNI yang selalu hadir di garda terdepan dalam membantu masyarakat ketika menghadapi berbagai kesulitan, khususnya saat terjadi bencana alam.
Selama menjalankan tugas di wilayah terdampak, Satgas Gulbencal TNI yang terdiri dari personel Kodim 0102/Pidie, Yonarmed 17/Rencong Cakti, Yonzipur 16/Dhika Anoraga, Yonif TP 857/Gana Giri, serta Yonif TP 836/BY telah memberikan kontribusi besar dalam mempercepat proses pemulihan kondisi masyarakat.
Berbagai kegiatan yang dilaksanakan di antaranya normalisasi dan pembersihan akses jalan yang tertutup material banjir, pembangunan jembatan darurat untuk membuka kembali jalur transportasi masyarakat, pembersihan rumah-rumah warga yang terdampak bencana, serta pemulihan berbagai fasilitas umum seperti sarana pendidikan, fasilitas kesehatan, dan tempat ibadah.
Selain itu, para prajurit TNI juga terlibat langsung dalam membantu masyarakat membersihkan lingkungan permukiman serta memperbaiki sejumlah sarana sosial yang rusak akibat bencana, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan secara normal.
Bupati Pidie Jaya juga menilai bahwa kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana tidak hanya menunjukkan kemampuan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, tetapi juga memperlihatkan kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat.
“Ini adalah bukti nyata bahwa TNI tidak hanya tangguh dalam menjalankan operasi militer, tetapi juga sangat responsif dan efektif dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana. Kehadiran para prajurit telah memberikan harapan serta optimisme bagi masyarakat Pidie Jaya untuk bangkit kembali dengan lebih kuat,” tambahnya.












