“Sebuah kehormatan bagi Silat Perisai Diri dengan dikukuhkan Pak Imam dan Pak Ramdani sebagai Pendekar dan Pendekar Muda ,” ungkap Dwi.
Imam dan Ramdani dalam pidatonya menyampaikan terima kasih atas pengukuhan sebagai bagian dari Keluarga Silat Nasional Perisai Diri. Imam menyatakan apa yang telah dipelajari dari Perisai Diri di masa lalu sangat berguna dalam perjalanan kariernya.
“Silat Perisai Diri ini memberikan manfaat besar dalam perjalanan hidup saya dan dalam bertugas di lapangan,” ungkap Imam.
Malam pengukuhan ini dilanjutkan dengan atraksi pertandingan, sarasehan yang juga diikuti oleh ratusan anggota Perisai Diri melalui daring dari seluruh Indonesia serta luar negeri seperti di Belanda, Australia, Inggris, Jerman, Swiss, Perancis, Timor Leste, Swedia, Jepang, Amerika Serikat, Brunei Darussalam, dan lain-lain.
Selama dua hari sejak Sabtu-Minggu (22-23/2/2-25) Perisai Diri mengadakan rapat kerja nasional dan sarasehan yang diikuti oleh puluhan peserta di Gedung Pratidina Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat
Ketua Panitia Pelaksana Suryowanto menyatakan acara itu diikuti oleh ratusan anggota Pengurus Pusat Kelatnas Indonesia Perisai Diri secara langsung dan 175 anggota dari berbagai daerah di Indonesia yang mengikuti sarasehan melalui zoom. Di sela-sela acara Rakernas juga dilakukan penandatangan dan penyerahan Buku Sarasehan Pembinaan Prestasi Kelatnas Indonesia Perisai Diri dari Ketua Dewan Pendekar Hari Soejanto kepada Ketua Umum Perisai Diri Dwi Soetjipto.***












