Ia juga mengajak para tokoh masyarakat, terutama para penghulu atau kepala desa, untuk terus menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas dalam setiap kesempatan. Menurutnya, edukasi yang berkelanjutan dari tokoh-tokoh lokal sangat penting dalam membentuk budaya tertib berlalu lintas.
“Kami mohon kepada Bupati dan jajaran hingga ke tingkat desa untuk bersama-sama menyampaikan pesan tertib berlalu lintas kepada seluruh warga. Mari kita jadikan Aceh Tenggara sebagai daerah yang aman, tertib, dan sadar berlalu lintas,” pungkasnya.***












