Scroll untuk baca artikel
Nusantara

Evakuasi Gunung Marapi, 1 Jenazah, 75 Pendaki Selamat

×

Evakuasi Gunung Marapi, 1 Jenazah, 75 Pendaki Selamat

Sebarkan artikel ini
Satuan Brimob Polda Sumut berhasil evakuasi korban Gunung Marapi. Foto : Humas Polda Aceh
Satuan Brimob Polda Sumut berhasil evakuasi korban Gunung Marapi. Foto : Humas Polda Aceh

LM – Pagi ini, tim evakuasi berhasil menemukan satu jenazah korban erupsi Gunung Marapi, menyelesaikan pencarian seluruh 75 pendaki yang tercatat di Posko Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Dwi S, mengonfirmasi prestasi tersebut, menegaskan bahwa meski semua korban terdata sudah ditemukan, upaya penyusuran akan tetap dilakukan untuk memastikan tak ada lagi korban yang tertinggal.

Baca Juga :  Dansatgas Yonif 112/DJ Hadiri Syukuran HUT ke-29 Kabupaten Puncak Jaya

“Dengan informasi ini, kita sudah memastikan keberadaan seluruh 75 pendaki. Namun, kami tetap berkomitmen untuk terus melakukan penyusuran guna menghindari potensi korban yang belum terdeteksi,” ungkap Kombes Dwi S.

Table of Contents

Penting untuk dicatat bahwa data 75 pendaki tersebut diperoleh dari yang mendaftar secara online. Kombes Dwi S juga menyampaikan kekhawatiran bahwa masih ada pendaki lain yang tidak terdaftar melalui aplikasi, sehingga upaya pencarian harus terus dilakukan.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Asahan Luncurkan Program Bantuan Hukum Gratis untuk Masyarakat Miskin

“Sampai saat ini, berdasarkan posko pengaduan di rumah sakit, masih ada 30 keluarga yang belum mendapatkan informasi keberadaan sanak saudaranya. Oleh karena itu, proses penyisiran masih berlanjut,” tambahnya.

Kondisi cuaca yang tidak mendukung, dengan hujan yang kerap turun membuat jalur pendakian menjadi licin. Kabut juga menjadi tantangan serius dalam proses evakuasi. Meskipun erupsi Gunung Marapi masih berlangsung, tim evakuasi tetap berusaha maksimal.

Baca Juga :  Dekatkan Hati Lewat Layanan Kesehatan, Satgas Yonif 112/DJ Gelar Pengobatan Gratis di Puncak Jaya

“Saat ini, situasi penyisiran di puncak Gunung Marapi memang terkendala oleh cuaca yang tidak bersahabat. Namun, kami terus berupaya untuk memaksimalkan proses evakuasi, walaupun erupsi masih berlangsung,” jelas Kombes Dwi S.

Beliau menambahkan bahwa keahlian tim evakuasi tidak selalu mencakup semua medan, sehingga masyarakat yang familiar dengan situasi di sana ikut serta dalam kegiatan evakuasi. Meskipun demikian, masyarakat di sekitar Gunung Marapi dapat menjalani aktivitas seperti biasa karena lokasi erupsi cukup jauh dari pemukiman.[SA]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca