Menurutnya, penghargaan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Capaian yang telah diraih harus menjadi pijakan untuk memperkuat berbagai program dan inovasi pendidikan agar akses yang semakin luas juga diikuti dengan peningkatan kualitas layanan.
“Yang paling penting bukan hanya bagaimana kita mendapatkan penghargaan, tetapi bagaimana capaian ini dapat terus kita pertahankan dan tingkatkan. Setiap anak di Banda Aceh harus memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.
Rangkaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 tersebut turut memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah dalam sejumlah kategori, antara lain layanan kesehatan, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, pengelolaan sampah dan lingkungan asri, serta implementasi Program 3 Juta Rumah.
Agenda malam apresiasi tersebut berlangsung di Hotel Radisson Batam dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Batch II Regional Sumatera.
Bagi Pemerintah Kota Banda Aceh, capaian ini bukan menjadi titik akhir, melainkan dorongan untuk terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui kolaborasi dan inovasi. Pemerintah kota akan terus mendorong agar pembangunan pendidikan semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda.
Capaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen Pemko Banda Aceh untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang. Dengan semangat kolaborasi, pelayanan pendidikan akan terus diperkuat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh masyarakat. (Riz)












