Scroll untuk baca artikel
Lini Aceh

Kadiskes Aceh: Penolakan Imunisasi Masih Tinggi, Media Diminta Bantu Lawan Hoaks

×

Kadiskes Aceh: Penolakan Imunisasi Masih Tinggi, Media Diminta Bantu Lawan Hoaks

Sebarkan artikel ini

Dinas Kesehatan, kata Munawar, terus melakukan upaya seperti pelayanan melalui Posyandu dan kunjungan rumah untuk meningkatkan cakupan imunisasi. Ia berharap peran aktif tokoh masyarakat, ulama, dan media dalam mengedukasi publik.

Selain itu, dalam diskusi Munawar juga menyampaikan informasi tentang program nasional lainnya seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo. Program ini ditujukan untuk peserta didik dari PAUD hingga SMA, ditangani Badan Gizi Nasional (BGN) dan dievaluasi secara rutin. “Kami tidak terlibat langsung, tetapi tetap diikutkan dalam rapat koordinasi,” terangnya.

Selain itu, ia menyoroti kasus HIV yang kini menjadi masalah darurat di Aceh. Banyak kasus muncul akibat perilaku seks menyimpang, termasuk hubungan sesama jenis (gay), dan suami yang melakukan hubungan di luar nikah lalu menularkannya ke istri dan anak. “Banyak pendatang yang tidak bisa kita skrining karena terkait hak asasi manusia, padahal ini menjadi salah satu tantangan besar,” jelas Munawar.

Di akhir pertemuan, Munawar menegaskan perlunya kolaborasi erat antara Dinas Kesehatan dan media untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Tantangan terbesar menurutnya adalah derasnya informasi salah di media sosial.

“Rekan-rekan wartawan PWI punya peran penting untuk mengedukasi masyarakat dan meluruskan informasi. Kami siap bekerja sama demi suksesnya program-program kesehatan di Aceh,” pungkasnya.***

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca