LM – Dalam upaya menjaga keamanan dan kondusifitas di Aceh, Kapolda Aceh, Irjen Achmad Kartiko, melaksanakan patroli udara menggunakan helikopter Polri AW 169. Aksi ini dilakukan untuk memantau situasi perairan Aceh, khususnya pesisir timur yang melibatkan daerah-daerah strategis seperti Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, dan Lhokseumawe.
Kegiatan patroli udara tersebut merupakan respons langsung Kapolda terhadap meningkatnya jumlah pengungsi Rohingya yang tiba di Aceh. Dalam rilis resminya, Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, menjelaskan bahwa langkah ini adalah bentuk nyata tanggung jawab Kapolda terhadap keamanan di wilayah tersebut.
“Dengan menggunakan helikopter Polri yang canggih, Kapolda dan rombongan menyusuri perairan yang berpotensi menjadi jalur masuknya pengungsi Rohingya. Ini melibatkan pemantauan dari Banda Aceh hingga Lhokseumawe, dan rencananya akan terus dilakukan ke lokasi perairan lain yang berpotensi mendaratnya pengungsi Rohingya,” ujar Joko.
Patroli udara ini memberikan gambaran langsung kepada Kapolda tentang situasi di perairan, memungkinkannya untuk lebih efektif dalam mengantisipasi dan menanggapi setiap perkembangan yang mungkin terjadi. Helikopter Polri AW 169, yang merupakan salah satu aset modern Polri, memberikan fleksibilitas yang dibutuhkan untuk mencapai daerah-daerah sulit diakses.
Dalam mengakhiri rilisnya, Joko mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban. Dia menekankan pentingnya sikap yang humanis dan tidak bertindak anarkis terhadap para pengungsi Rohingya yang mencari perlindungan di Aceh.[SA]












