Scroll untuk baca artikel
Lini Aceh

Kapolda Aceh Minta Bintara Remaja Polri Jaga Nama Baik Institusi

14
×

Kapolda Aceh Minta Bintara Remaja Polri Jaga Nama Baik Institusi

Sebarkan artikel ini
Achmad Kartiko di hadapan 418 bintara remaja Polri saat memimpin upacara penutupan pendidikan dan pembentukan bintara Polri di SPN Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Kamis, 21 Desember 2023. Foto : Humas Polda Aceh
Achmad Kartiko di hadapan 418 bintara remaja Polri saat memimpin upacara penutupan pendidikan dan pembentukan bintara Polri di SPN Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Kamis, 21 Desember 2023. Foto : Humas Polda Aceh

LMKapolda Aceh Irjen Achmad Kartiko meminta bintara remaja Polri yang baru dilantik senantiasa menjaga kehormatan diri serta nama baik keluarga dan institusi dengan menghindari segala bentuk pelanggaran disiplin, kode etik profesi polri, dan pidana.

Baca Juga :  Kunker ke Pidie Jaya, Kapolda Aceh Ajak Perkuat Sinergi dan Iklim Investasi

Hal tersebut disampaikan Achmad Kartiko di hadapan 418 bintara remaja Polri saat memimpin upacara penutupan pendidikan dan pembentukan bintara Polri di SPN Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Kamis, 21 Desember 2023.

Table of Contents

Alumni Akabri 1991 itu mengatakan, program pendidikan dan pembentukan bintara Polri tentunya menjadi aspek penting untuk menunjang pelaksanaan tugas Polri agar lebih optimal, sehingga pelayanan publik juga makin meningkat serta kehadiran polisi makin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga :  Empat PJU, Satu Auditor, dan Dua Kapolres di Jajaran Polda Aceh Dimutasi, Ini Daftarnya

“Mulai hari ini, pada diri saudara-saudara sekalian telah melekat identitas dan kehormatan profesi serta tugas dan tanggung jawab sebagai bhayangkara negara. Setiap sikap, tutur kata dan perilaku akan menjadi tauladan bagi masyarakat,” kata Achmad Kartiko kepada bintara remaja.

Dalam kesempatan itu, Achmad Kartiko juga mengucapkan selamat kepada para orang tua atas keberhasilan anaknya menjadi anggota Polri yang baru saja dilantik. doa dan dukungan para orang tua jadi dorongan spiritual agar dalam menjalankan tugas nanti bintara remaja dapat melindungi, mengayomi, dan melayani, serta menegakkan hukum secara profesional.

Baca Juga :  Pangdam IM Serahkan 24 Kendaraan Taktis Maung MV3, Perkuat Mobilitas Prajurit di Aceh

Sebagaimana kita pahami bersama, tugas Polri ke depan makin berat dan kompleks. Kondisi ini dipengaruhi perkembangan lingkungan strategis yang pesat, ilmu pengetahuan, teknologi, serta dinamika politik menjelang penyelenggaraan Pemilu 2024 yang pentahapannya sedang berjalan.

Menyikapi hal tersebut, Polri dituntut untuk melakukan langkah-langkah proaktif, melalui berbagai upaya preemtif, preventif, dan penegakan hukum, sehingga kondusifitas kamtibmas dapat terjaga dan masyarakat merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Baca Juga :  Resmi Tinggalkan Dinas Pendidikan Aceh, Ini Pesan Marthunis

Di akhir kesempatannya, Achmad Kartiko juga menyampaikan beberapa penekanan kepada bintara remaja yang baru dilantik. Pertama, dia meminta agar bintara remaja dalam bertugas nantinya selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan yang maha esa sebagai pedoman hidup dan pelaksanaan tugas.

Kedua, memegang teguh dan dan mengamalkan nilai-nilai tribrata dan catur prasetya dalam setiap langkah pengabdian sebagai insan bhayangkara. Ketiga, agar memahami dengan baik dan melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, penuh keikhlasan, dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Bersilaturahmi dengan Direksi Bank Aceh Syariah Menjelang Lebaran

Keempat, terus berkembang dan membekali kemampuan dengan belajar. Karena sejatinya hidup itu merupakan pembelajaran yang panjang dan tidak pernah berhenti atau dikenal dengan istilah life long learning.

Terakhir, bintara remaja agar senantiasa membangun komunikasi positif dengan masyarakat, serta memperkuat sinergisitas dan soliditas dengan TNI, Pemerintah Daerah, serta komponen bangsa lainnya guna memelihara stabilitas kamtibmas.

Baca Juga :  Kapolda Aceh dan Bhayangkari Tanam Pohon Frutikultur dalam Upaya Pelestarian Lingkungan

“Waktu pendidikan yang relatif singkat ini belumlah cukup untuk membentuk petugas lapangan yang tangguh dan berkarakter kebhayangkaraan. Diperlukan upaya pengembangan kemampuan diri yang dilaksanakan secara berkelanjutan melalui proses belajar dari pengalaman dan melibatkan diri pada kegiatan operasional. Hal itu juga untuk menambah wawasan dan meningkatkan keterampilan, sehingga pelaksanaan tugas dapat terselenggara dengan baik,” demikian, kata Achmad Kartiko.[red]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca