Kendaraan yang terjaring juga ditemukan memakai knalpot brong, tanpa lampu, tanpa pelat nomor, tanpa kaca spion, serta kelebihan muatan (over loading) dan dimensi (over dimension).
Selama operasi berlangsung, Satlantas Polresta Banda Aceh mengedepankan pendekatan humanis saat memberhentikan pengemudi. “Dalam penindakan, petugas tetap mengutamakan sikap senyum, sapa, salam kepada para pengendara roda dua, roda empat, dan lebih,” ujar Erfan.
Ia mengimbau para pengendara untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. “Hindari pelanggaran agar keselamatan diri sendiri dan orang lain tetap terjaga,” pungkasnya.***












