Linimedia.id-Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan pembersihan Kolam Taman Putroe Phang dari rumput liar dan gulma yang mengganggu keindahan kawasan wisata sejarah ini. Pembersihan ini diharapkan dapat mengembalikan kenyamanan dan keasrian area yang merupakan cagar budaya kota.
Kepala DLHK3 Banda Aceh, Hamdani, menjelaskan bahwa luasnya area kolam menjadi tantangan tersendiri. Pembersihan manual dari pinggir tidak cukup efektif, sehingga kerja sama dengan BPBD sangat diperlukan. “Kolaborasi dengan BPBD Kota Banda Aceh mempercepat proses pembersihan,” ujarnya.
BPBD menyediakan armada perahu karet beserta perlengkapan pendukung untuk menyisir setiap sudut kolam. Hal ini sangat membantu petugas dalam mengangkut gulma yang mengapung dan yang menempel di dasar kolam. Hamdani mengapresiasi dukungan tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada Kepala Pelaksana BPBD, Cut Ahmad Putra, serta tim operasional yang berkontribusi di lapangan.
“Sinergi antar OPD ini menjadi bukti komitmen bersama dalam merawat ruang publik dan cagar budaya di Banda Aceh,” tambah Hamdani. Saat ini, Kolam Taman Putroe Phang kembali tampak asri dan tertata. Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah, guna menjaga kebersihan kolam.
[Red]












