Penanaman Mangrove Massal oleh Pemerintah Aceh dan TNI Angkatan Darat untuk Melindungi Lingkungan

Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Aceh, Iskandar, ikut serta bersama Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak, menanam bibit pohon mangrove di Gampong Blang Kawasan Uleelheu Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Senin, (12/2/2024).
Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Aceh, Iskandar, ikut serta bersama Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak, menanam bibit pohon mangrove di Gampong Blang Kawasan Uleelheu Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Senin, (12/2/2024).

LM – Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Aceh, Iskandar, dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Maruli Simanjuntak, bersama-sama memimpin kegiatan penanaman ribuan bibit mangrove di Gampong Blang Kawasan Uleelheu Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh pada hari Senin (12/2/2024). Kegiatan tersebut juga melibatkan ratusan unsur masyarakat, personel TNI, Polri, dan siswa sekolah.

Baca Juga :  Arhan Siap Berikan yang Terbaik di Piala Asia 2023

Dalam upaya besar-besaran ini, TNI Angkatan Darat bersama warga setempat menanam 8.000 bibit mangrove di lahan seluas 10 hektar. Selain itu, KSAD Maruli Simanjuntak mengungkapkan rencana TNI untuk menanam total 64.500 bibit mangrove dengan luas lahan mencapai 102,5 hektar di seluruh wilayah Aceh.

Menurut KSAD Maruli Simanjuntak, kegiatan ini bukan hanya sekadar penanaman pohon, melainkan sebuah langkah konkret dalam melindungi wilayah daratan dan manusia dari bencana abrasi. Pohon mangrove juga memiliki peran penting dalam menyerap gas karbon dioksida, mendukung keberlanjutan lingkungan, dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Baca Juga :  Duta Wisata 2023 Dinobatkan: Menjadi Aktor Inspiratif untuk Pariwisata Aceh Besar

“Orang-orang yang menanam mangrove pada hari ini adalah orang yang peduli terhadap alam sekitar, bahkan dunia,” ujar Maruli, menyoroti semangat kepedulian terhadap lingkungan yang menjadi landasan kegiatan ini.

Lebih lanjut, KSAD Maruli Simanjuntak mengungkapkan bahwa TNI Angkatan Darat memiliki target ambisius untuk menanam jutaan mangrove di seluruh Indonesia pada tahun ini, dan Aceh menjadi langkah awal dari program tersebut.

Baca Juga :  Yusmawati, Penderita Lupus: Rumah Singgah BFLF, Oase Hidupku!

Setelah penanaman, KSAD menekankan pentingnya perawatan pasca penanaman. Tindakan ini mencakup uji efektivitas dan perawatan lahan yang telah ditanami, dengan fokus utama pada area yang tidak dimanfaatkan oleh manusia sebagai lahan utama mangrove.[SA]

Loading