Scroll untuk baca artikel
Lini Aceh

Petani Alu Lintang Gali Ilmu di Montasik

×

Petani Alu Lintang Gali Ilmu di Montasik

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Petani se Alu Lintang melakukan studi tiru ke Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan dan Swadaya(P4s) Aceh Tani Lestari Desa Bakdilip, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, Selasa (12/12/2023).
Foto bersama Petani se Alu Lintang melakukan studi tiru ke Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan dan Swadaya(P4s) Aceh Tani Lestari Desa Bakdilip, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, Selasa (12/12/2023).

LMPetani dari Kecamatan Alu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, mengambil langkah inovatif dengan melakukan studi tiru ke Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan dan Swadaya (P4S) Aceh Tani Lestari di Desa Bakdilip. Pada Selasa (12/12/2023), petani ini mengeksplorasi potensi pembangunan pertanian melalui pengetahuan dan praktek yang diterapkan di P4S.

Baca Juga :  Tabur Bunga di TMP, Wakapolda Aceh Peringati Hari Pahlawan

P4S, yang dipimpin oleh Pembina Uzir Spt Msi, telah menjelma sebagai kelembagaan pelatihan yang tidak hanya memberikan keterampilan praktis dalam pertanian, tetapi juga memupuk semangat swadaya di kalangan pelaku utama dan pelaku usaha pertanian. Salah satu peran utama P4S adalah mendukung pembentukan dan pengembangan kader tani, serta menjadi pusat inovasi dan teknologi pertanian.

Table of Contents

Dalam studi tirunya, petani Alu Lintang belajar secara intensif tentang berbagai aspek pertanian, termasuk pembuatan pupuk organik, pengembangan bibit, dan manajemen peternakan. Muhamad Adham Spt, Pengelola P4S Aceh Tani Lestari, menyambut baik kunjungan tersebut, menyebutnya sebagai proses pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) petani dari Alu Lintang maupun Montasik.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Segarkan Birokrasi, 290 Pejabat Dilantik

“Kami merasa senang karena inovasi yang kami hasilkan dapat menjadi panduan bagi petani lain. Kami berharap apa yang dipelajari di sini dapat diimplementasikan dengan sukses di daerah Alu Lintang,” ujar Adham.

Para petani Alu Lintang juga berfokus pada pembuatan pupuk organik, baik cair maupun padat, serta aspek pengembangan bibit. Studi tiru ini merupakan langkah yang positif untuk memperkuat jejaring usaha tani di Aceh, menciptakan pertukaran pengetahuan yang berpotensi meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Baca Juga :  Babinsa, Serda Heriadi Bantu Petani Bersihkan Gulma Tanaman Timun

“Kami menyambut baik studi tiru ini. Ini sangat bagus untuk pengembangan pertanian di Aceh. Mudah-mudahan, inovasi yang kami pelajari di sini dapat memberikan kontribusi positif di daerah Alu Lintang,” tambah Adham.[red]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca