Sebagai langkah awal, Sekda menyampaikan bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur telah mengarahkan untuk segera membentuk tim yang terdiri dari berbagai pihak terkait untuk mengkaji dan melaksanakan pengembangan rumah sakit regional ini. “Semua yang hadir dalam rapat ini sepakat untuk membentuk tim yang akan terlibat langsung dalam proses ini, sesuai dengan arahan Gubernur Aceh dan Wakil Gubernur Aceh,” kata Alhudri. Tim tersebut akan bekerja sama dengan BPKP dalam merancang dan melaksanakan langkah-langkah aksi yang dibutuhkan untuk pengembangan rumah sakit regional ini.
Selain itu, Alhudri juga menyebutkan bahwa investor akan dilibatkan dalam proses ini, dengan harapan mereka dapat menanamkan modalnya di Aceh, mengingat adanya kedekatan Gubernur Aceh dengan Presiden Prabowo Subianto, yang diharapkan dapat mendukung proyek ini. “Pekerjaan ke depan akan melibatkan Perkim untuk menyelesaikan masalah yang ada,” ujar Sekda.
Dalam rapat tersebut, Kepala BPKP Aceh juga memberikan penjelasan mengenai asesmen yang telah dilakukan dan apa saja yang dibutuhkan untuk proses pengembangan lebih lanjut. “Kita akan menyusun rencana aksi yang jelas agar proses pembangunan ini bisa berjalan sesuai harapan,” kata Kepala BPKP.
Dengan adanya komitmen dari berbagai pihak dan pembentukan tim yang terintegrasi, diharapkan pengembangan Rumah Sakit Regional Aceh Tengah dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di Aceh Tengah dan daerah sekitarnya.***












