LM – Musibah kebakaran kembali melanda Aceh Timur. Dalam tiga hari terakhir, empat rumah dan satu balai pengajian dilaporkan hangus terbakar di berbagai wilayah. Menanggapi kejadian ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada para korban melalui Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Juru Bicara Pemerintah Aceh Timur, Muntasir Ramli, mengungkapkan bahwa bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang tertimpa musibah. “Sebagaimana arahan dari Pj Bupati Aceh Timur, Amrullah M Ridha, bantuan masa tanggap darurat segera disalurkan kepada para korban kebakaran,” ujarnya, Rabu (12/2).
Salah satu korban yang menerima bantuan adalah Ayuni (28), warga Dusun Bukit Kota, Gampong Alue Udep, Ranto Peureulak. Rumahnya yang berukuran 5×6 meter dengan konstruksi papan dan atap seng ludes dilalap api pada Selasa (10/2). Selain itu, bantuan juga diberikan kepada Juwariyah (50), warga Gampong Alue Dalam, Kecamatan Darul Aman, yang rumahnya rata dengan tanah akibat kebakaran pada Ahad (9/2) malam.
Musibah serupa dialami Sofyan Beuransyah (42), warga Gampong Pante Panah, Kecamatan Pante Bidari. Rumahnya hangus terbakar pada Senin (10/2) saat waktu Subuh. Sementara itu, kebakaran juga melanda Balai Pengajian milik Teungku Zulkifli di Gampong Tunong Bugeng, Kecamatan Darul Falah, pada Minggu (9/2).
Muntasir mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. “Pastikan kompor dan perangkat listrik dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah. Cuaca panas saat ini juga berpotensi mempercepat penyebaran api,” imbaunya.
Selain itu, lanjutnya, Pemerintah Aceh Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban para korban dalam menghadapi situasi sulit ini.***








