Menurutnya, Banda Aceh menawarkan paket wisata yang lengkap, mulai dari wisata religi, sejarah, budaya, hingga wisata alam. Kota yang dikenal sebagai “Kota Seribu Warung Kopi” itu juga memiliki daya tarik kuliner yang kuat. Kopi Aceh yang mendunia dan cita rasa Mie Aceh yang khas menjadi daftar wajib yang perlu dicicipi para pengunjung.
Meski Banda Aceh dikenal sebagai kota yang aman, Irwansyah kembali mengingatkan seluruh petugas agar tidak lengah dalam memberikan pengawasan dan pelayanan kepada wisatawan. Ia meminta seluruh dinas terkait bersiap menghadapi lonjakan kunjungan selama musim liburan sekolah.
“Kita meminta seluruh petugas dinas terkait untuk menyambut kedatangan tamu dengan baik, menjaga ketertiban kota, menjaga kebersihan seluruh objek wisata, serta melayani kebutuhan para tamu yang hadir di kota kita,” ujarnya.
Kepada Dinas Perhubungan, Irwansyah meminta agar sistem perparkiran berjalan sesuai aturan dan bebas dari pungutan di luar tarif resmi. Ia juga mengingatkan agar kendaraan ditempatkan pada lokasi yang telah disediakan sehingga tidak mengganggu kenyamanan pengunjung.
Sementara kepada petugas Dinas kebersihan dan lingkungan hidup, ia meminta peningkatan kesiapsiagaan karena meningkatnya jumlah wisatawan akan berdampak pada bertambahnya volume pekerjaan, terutama di pusat-pusat keramaian dan destinasi wisata.
Selain itu, Dinas Pariwisata juga diminta aktif memberikan informasi dan edukasi kepada para wisatawan agar mereka memperoleh pengalaman berkunjung yang menyenangkan selama berada di Banda Aceh.
Tak hanya kepada pemerintah, Irwansyah turut mengimbau para pelaku usaha, termasuk hotel, penginapan, restoran, warung kopi, dan pengelola objek wisata untuk memberikan pelayanan terbaik kepada setiap tamu yang datang.
“Setiap orang yang berkunjung ke Banda Aceh harus kita pastikan merasa nyaman dan pulang dengan bahagia. Mereka datang bersama anak-anak dan keluarga untuk berlibur dan bersenang-senang. Karena itu, kita harus memastikan mereka kembali dengan membawa kesan yang baik tentang Banda Aceh,” pungkasnya.(*)












