Partisipasi warga Desa Paya Pumat juga menjadi elemen penting dalam kesuksesan program ini. Kehadiran masyarakat yang turut serta bergotong royong bersama TNI menjadi cerminan nyata kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
Menanggapi pelaksanaan TMMD tersebut, Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han), menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap semangat personel Satgas TMMD dan masyarakat yang bahu-membahu dalam membangun desa.
“Program TMMD bukan sekadar pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk mempererat hubungan emosional dan sosial antara prajurit TNI dan rakyat. Melalui kerja sama yang solid, kita membangun desa sekaligus membangun bangsa,” ujar Pangdam IM saat meninjau langsung pelaksanaan kegiatan TMMD di Aceh Selatan.
Beliau menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur seperti jalan desa merupakan langkah awal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, membuka isolasi wilayah, dan mempercepat akses pelayanan publik di daerah terpencil.
“Jalan yang baik akan memperlancar arus barang dan jasa, memudahkan anak-anak ke sekolah, dan mempermudah masyarakat dalam mengakses fasilitas kesehatan. Ini adalah bagian dari upaya kita membangun Indonesia dari pinggiran,” tambah Mayjen TNI Niko Fahrizal.
Pangdam IM juga menekankan pentingnya kesinambungan dan pemeliharaan hasil pembangunan TMMD oleh masyarakat setelah program selesai. Ia berharap masyarakat merasa memiliki dan menjaga hasil pembangunan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.












