“Pembangunan jembatan Aramco ini dilaksanakan secara bertahap, terencana, dan terukur. Kami berharap keberadaannya nanti mampu memperlancar akses masyarakat, membuka keterisolasian wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya,” ujar Dandim.
Pada bulan April, pengerjaan difokuskan pada tiga titik prioritas: dua unit jembatan di Desa Raket, Kecamatan Trumon, dan satu unit di Desa Pasi Rasian. Penentuan lokasi didasarkan pada tingkat urgensi serta kebutuhan masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses.
Jembatan Aramco diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar arus barang dan jasa, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Keterlibatan TNI juga menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam membantu masyarakat dan percepatan pembangunan daerah.
Dengan dimulainya tahap pengerjaan ini, diharapkan Jembatan Aramco selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat Aceh Selatan.***












