Oleh karenanya, peningkatan infrasrtuktur teknologi dan peningkatan sumber daya manusia yang handal, adalah kebutuhan utama dalam menghadapi persaingan kedepan.
“SDM kita harus kreatif, dan mampu menghadirkan inovasi-inovasi baru, SDM yang memiliki literasi digital yang mumpuni dan mampu bersaing di kancah global,” jelasnya Putra asal Aceh ini.
Dia mengaku Komisi I DPR-RI terus mendorong Kemkominfo untuk fokus mengembangkan program-program peningkatan, pemehaman, dan wawasan anak bangsa, utamanya peningkatan literasi digital. Pertumbuhan infrastruktur teknologi juga harus sejalan dengan pertumbuhan dan peningkatan kapasitas SDM.
Disamping itu, Politisi Demokrat ini pun mengajak semuanya untuk tetap optimis dan fokus dalam upaya menghadapi tantangan yang tidak mudah ke depan ini, keadaan dunia yang sedang tidak baik-baik saja saat ini, mengharuskan untuk terus peka dan tidak berhenti meningkatkan kapasitas diri.
“SDM kita harus bangkit mengejar ketertinggalan menjadi yang generasi yang siap berjuang mewujudkan perubahan dan perbaikan untuk bangsa indonesia yang lebih aman, adil dan sejahtera,” harapnya.
Untuk diketahui, diskusi tersebut terlaksana berkat kerja sama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Direktorat Jenderal (Ditjen) Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI). Diskusi ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dosen Prodi Sosiologi USK Banda Aceh, Dr Masrizal, dan Guru Besar Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya Prof Dr Henri Subiakto. Turut hadir, Tenaga Ahli TRH, Aidil Mashendra, Anggota DPRK Aceh Besar, Zarwatun Niam dan Yuhelmi. []












