“Kami sudah rapat internal dan segera menindaklanjuti persoalan ini ke Menpan RB, Kemendagri, dan Kemenkeu. Kami akan sampaikan hasil konsultasi secepatnya. Intinya, kami mendukung dan siap memperjuangkan hak rekan-rekan ASN,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, anggaran untuk TPP ASN sebenarnya masih tersedia sebesar Rp73 miliar, tetapi belum dapat dicairkan karena masih terbentur regulasi.
“Kami minta seluruh pegawai bersabar. Jika nantinya diperbolehkan oleh pemerintah pusat, kami akan segera mencairkannya,” tegas Fadhlullah.
Meski belum dapat memastikan kapan keputusan dari pemerintah pusat keluar, ia berjanji akan mempercepat proses tersebut.
“Semua tuntutan hari ini sedang dalam proses. Soal waktunya, kami belum bisa memastikan. Tapi kami akan berusaha secepat mungkin. Begitu ada izin atau regulasi yang mengizinkan, langsung kami bayarkan,” pungkasnya.***












