Dalam sambutannya, Wapres berharap gedung baru BSI ini dapat menjadi penopang aktivitas operasional perbankan syariah dan penggerak pertumbuhan ekonomi di Aceh. “Desa Binaan BSI diharapkan membantu meningkatkan kapasitas ekonomi di daerah perdesaan guna mewujudkan kesejahteraan yang lebih luas bagi masyarakat Aceh,” harapnya.
Pj Gubernur Aceh, Bustami, Menyambut Baik Kehadiran Gedung Landmark BSI Aceh
Pj Gubernur Aceh, Bustami, menyambut baik kehadiran gedung Landmark BSI Aceh ini. Ia menyebutkan bahwa gedung tersebut bukan hanya struktur fisik yang megah, tetapi juga simbol dari komitmen BSI dalam mendukung pembangunan Aceh. “Pertumbuhan dan ekspansi BSI di Aceh tidak hanya membawa manfaat bagi bank itu sendiri, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas pada perekonomian daerah kita,” ujar Bustami.
Bustami juga menekankan bahwa melalui pembiayaan berbasis syariah, BSI telah mendukung pertumbuhan sektor-sektor vital seperti pertanian, perikanan, industri kreatif, dan UMKM. Hal ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud Al-Haytar, Pangdam Iskandar Muda, Kapolda Aceh, Pj Wali Kota Banda Aceh, Pj Bupati Aceh Besar, tokoh masyarakat dan diaspora Aceh, perwakilan Kementerian BUMN, Pengurus Asosiasi Bank Syariah Indonesia, serta para stakeholder BSI lainnya.
Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim,” Wapres KH Ma’ruf Amin resmi membuka Green Building BSI Aceh, menandai langkah besar dalam kemajuan ekonomi syariah di provinsi tersebut.***












