Scroll untuk baca artikel
Berita

20 Perajin di Banda Aceh Ikut Pelatihan Kreatif Berbasis Wastra Aceh

×

20 Perajin di Banda Aceh Ikut Pelatihan Kreatif Berbasis Wastra Aceh

Sebarkan artikel ini

Banda Aceh – Sebanyak 20 perajin di Kota Banda Aceh mengikuti Pelatihan Bordir Kreatif Berbasis Wastra Aceh selama lima hari dari tanggal 14-18 Juli 2026 di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh.

20 peserta dari berbagai gampong ini merupakan pelaku Industri Kecil Menengah dan perajin bordir. Materinya mulai dari pengembangan desain berbasis wastra Aceh, teknik pembuatan pola, praktik membordir, finishing, pengendalian mutu, pengemasan, hingga strategi pemasaran.

Saat membuka pelatihan ini, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengapresiasi kolaborasi Dekranasda dan BPVP sebagai langkah nyata penguatan UMKM. “Saat ini yang dibutuhkan bukan hanya produk yang bagus, tetapi juga produk yang mampu menjawab kebutuhan pasar,” ujarnya.

Ia menegaskan wastra Aceh bukan sekadar kain. Di dalamnya tersimpan sejarah, nilai budaya, dan jati diri masyarakat.

“Pelestarian budaya akan semakin bermakna apabila mampu menghadirkan kesejahteraan. Ketika motif khas Aceh diolah jadi produk fesyen dan suvenir, maka budaya dan ekonomi dapat tumbuh beriringan,” katanya.

Wali Kota juga memaparkan potensi Banda Aceh yang memiliki 269.552 jiwa penduduk dan 47.460 pelaku UMKM. Dan dalam setahun terakhir, pihaknya telah mampu menurunkan angka kemiskinan dari 6,95 menjadi 5,45 persen.

Pelatihan ini juga merupakan implementasi program Cepat: Ciptakan Ekonomi yang Produktif, Akseleratif, dan Tumbuh, serta sejalan dengan Banda Aceh Academy untuk penguatan SDM aparatur pemerintah dan masyarakat pada umumnya.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca