“Ini menjadi bukti bahwa olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan semua elemen dalam semangat persaudaraan. Badminton tidak hanya menjadi cabang olahraga populer, tapi juga jembatan penghubung yang menghapus sekat-sekat sosial,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Polda Aceh akan terus mendukung pengembangan karakter generasi muda melalui olahraga, mengingat pentingnya peran olahraga dalam membentuk manusia yang sehat dan berintegritas.
“Oleh karena itu, kami mendorong agar kejuaraan ini tidak berhenti sampai di sini. Harapannya, bisa menjadi agenda tahunan yang lebih besar dan meriah, serta mampu menjaring lebih banyak atlet potensial di masa mendatang,” katanya.
Kepada para pemenang, Wakapolda menyampaikan ucapan selamat atas prestasi yang diraih, serta mengajak mereka untuk terus mengembangkan kemampuan hingga ke tingkat nasional. Ia juga berterima kasih kepada seluruh panitia, wasit, tim kesehatan, sponsor, dan semua pihak yang telah menyukseskan kejuaraan ini.
“Bagi yang belum meraih juara, jangan berkecil hati. Kegagalan hari ini adalah bekal untuk keberhasilan di masa depan. Teruslah semangat dan jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik. Mari kita terus bekerja sama dan sama-sama bekerja, demi menyelenggarakan kegiatan positif yang membangun karakter dan berintegritas,” pungkasnya.***












