Scroll untuk baca artikel
Lini Aceh

636 Prajurit Dilantik Jadi Bintara TNI AD di Kodam Iskandar Muda, KSAD: Ini Tonggak Awal Pengabdian

23
×

636 Prajurit Dilantik Jadi Bintara TNI AD di Kodam Iskandar Muda, KSAD: Ini Tonggak Awal Pengabdian

Sebarkan artikel ini

LINI MEDIA – Kepala Staf Kodam Iskandar Muda (Kasdam IM), Brigjen TNI Ayi Supriatna, S.I.P., M.M., mewakili Pangdam IM, Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han)., memimpin upacara penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AD Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Rindam Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (6/9/2025).

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang dibacakan Kasdam IM, ditegaskan bahwa kelulusan bintara remaja bukanlah akhir dari pendidikan, melainkan awal pengabdian panjang sebagai prajurit TNI AD.

Table of Contents

“Selama dua bulan kalian ditempa dalam pendidikan yang keras. Kalian belajar arti disiplin, ketangguhan, dan kehormatan. Hari ini lahir generasi baru prajurit muda yang akan menjadi bagian dari masa depan TNI AD, bangsa, dan negara,” tegas KSAD.

Ia juga mengingatkan agar prajurit muda tidak cepat puas. “Tugas kalian tidak hanya bertempur, tetapi juga membantu rakyat serta mendukung program strategis nasional. Kehadiran kalian harus selalu membawa manfaat, solusi, dan harapan bagi masyarakat,” ujarnya.

Tahun ini, sebanyak 7.793 dari total 7.798 calon prajurit di seluruh Rindam TNI AD resmi dilantik sebagai Bintara TNI AD. Di Kodam Iskandar Muda, 636 prajurit resmi menyandang pangkat Bintara Infanteri, dengan 207 di antaranya putra daerah Aceh. Sebanyak 96 prajurit terpilih melanjutkan seleksi pendidikan Komando sebagai jalur pengembangan karier.

Menariknya, latar belakang sosial para prajurit cukup beragam, mulai dari anak petani, buruh, pedagang kecil, sopir, hingga seorang anak tukang becak. Salah satunya Rizky Aditya, putra seorang petani asal Desa Sukarejo, Kabupaten Aceh Singkil.

“Saya bersyukur bisa menyelesaikan pendidikan ini. Semoga saya bisa menjadi prajurit yang membanggakan keluarga, berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkap Rizky penuh haru.

Baca Juga :  Di Hari Pahlawan, Wagub Aceh Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Kebanggaan juga dirasakan ayahnya, Warsono. “Alhamdulillah, cita-cita anak saya tercapai. Hidup kami sederhana, tapi dia tidak pernah mengeluh. Saya hanya bisa mendoakan semoga dia selalu kuat, jujur, ingat Allah, dan menjadi kebanggaan keluarga,” tuturnya dengan suara bergetar.

Upacara ditandai dengan pernyataan kelulusan, penyematan pangkat pertama, dan penghargaan bagi lulusan terbaik. Acara juga diwarnai pemberian tali asih kepada anak yatim, prosesi adat Aceh peusijuk (tepung tawar), serta demonstrasi keterampilan militer oleh para lulusan.

Kasdam IM turut memberikan arahan kepada prajurit baru agar senantiasa menjaga disiplin, loyalitas, dan semangat juang saat bertugas di satuan masing-masing.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat Kodam IM, unsur kepolisian, serta tokoh masyarakat setempat.***

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca