Scroll untuk baca artikel
DPRK

Jelang Ramadhan, Iqbal Djohan Minta Pemko Perbaiki Lampu Jalan di Seluruh Gampong

×

Jelang Ramadhan, Iqbal Djohan Minta Pemko Perbaiki Lampu Jalan di Seluruh Gampong

Sebarkan artikel ini
Teuku Iqbal Djohan, Anggota DPRK Banda Aceh
Teuku Iqbal Djohan, Anggota DPRK Banda Aceh

LM-Anggota DPRK Banda Aceh, Teuku Iqbal Djohan, SE, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh melalui dinas terkait untuk segera memperbaiki dan mengganti lampu penerangan jalan umum (PJU) yang rusak di berbagai gampong di Banda Aceh. Permintaan ini disampaikannya mengingat meningkatnya aktivitas warga di malam hari selama bulan Ramadhan.

Menurut Iqbal Djohan, Ramadhan merupakan bulan di mana warga Banda Aceh banyak beraktivitas setelah berbuka puasa. Mulai dari ibadah shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga berkumpul di warung kopi untuk bersosialisasi. Namun, kondisi lampu jalan yang banyak mati membuat situasi menjadi rawan bagi keselamatan masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak yang pergi ke masjid atau meunasah untuk beribadah.

“Kami meminta Pemko Banda Aceh untuk segera memperbaiki atau mengganti lampu jalan yang rusak, terutama di gampong-gampong. Ini sangat penting untuk keamanan dan kenyamanan warga selama Ramadhan,” ujar Iqbal Djohan, Jumat, 28 Februari 2025.

Ia menambahkan bahwa permasalahan ini bukan baru terjadi sekarang. Sejumlah lampu jalan yang rusak sudah lama dibiarkan tanpa ada tindakan perbaikan. Warga pun kerap mengeluhkan kondisi tersebut, terutama bagi mereka yang harus melewati jalanan gelap saat malam hari. “Banyak warga yang menyampaikan keluhan ini saat saya melakukan reses di Kecamatan Jaya Baru. Mereka berharap ada tindakan cepat dari pemerintah,” tambahnya.

Iqbal Djohan menyoroti bahwa Pemko Banda Aceh seharusnya memiliki mekanisme pemeliharaan rutin tanpa harus menunggu laporan atau keluhan dari warga. Ia menilai langkah proaktif sangat diperlukan agar setiap fasilitas publik, terutama penerangan jalan, selalu dalam kondisi baik.

“Saat ini banyak lampu jalan yang mati dibiarkan begitu saja. Seharusnya pemerintah tidak menunggu keluhan masyarakat baru bergerak. Perawatan berkala harus dilakukan agar masalah seperti ini tidak terus berulang,” tegas politisi Partai NasDem itu.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRK Dorong Pemko Tingkatkan Upaya Penurunan Angka Stunting

Kondisi jalan yang gelap tidak hanya membahayakan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko kejahatan. Selain itu, keberadaan binatang liar seperti babi hutan yang kerap melintas di beberapa wilayah juga menjadi kekhawatiran tersendiri bagi warga. Dalam kondisi minim penerangan, risiko kecelakaan pun meningkat.

“Kami sangat berharap Pemko Banda Aceh bisa segera merespons dan mengambil langkah nyata. Jangan sampai persoalan lampu jalan yang mati ini mengganggu ketenangan warga dalam beribadah,” lanjutnya.

Sejumlah warga yang ditemui di Gampong Lamteumen Barat juga menyampaikan keresahan mereka terkait kondisi ini. Salah seorang warga, Fauzan (42), mengatakan bahwa sudah lebih dari tiga bulan lampu jalan di daerahnya tidak berfungsi. “Jalan di sini selalu ramai dilewati karena menghubungkan beberapa wilayah, termasuk ke Rumah Sakit Fakinah. Kalau gelap, tentu membahayakan pengendara dan pejalan kaki,” tuturnya.

Senada dengan itu, seorang ibu rumah tangga, Siti Aisyah (37), juga mengungkapkan kekhawatirannya ketika harus mengantar anaknya ke masjid untuk tarawih. “Kadang-kadang saya takut kalau anak-anak pulang sendirian. Kalau lampu jalannya terang, setidaknya kami merasa lebih aman,” ujarnya.

Sementara itu, warga berharap agar pemerintah segera bertindak sebelum Ramadhan tiba. Bagi mereka, penerangan jalan yang baik bukan sekadar masalah kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan ketenteraman dalam menjalankan ibadah di bulan suci.

Iqbal Djohan memastikan bahwa ia akan terus mendorong pemerintah agar segera mengambil tindakan. Ia juga meminta agar masyarakat tetap aktif melaporkan setiap masalah yang mereka hadapi, terutama terkait fasilitas umum yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Dengan semakin dekatnya bulan Ramadhan, harapan masyarakat terhadap langkah cepat dari Pemko Banda Aceh pun semakin tinggi. Mereka berharap jalanan kota yang gelap segera kembali terang, sehingga suasana Ramadhan bisa lebih nyaman dan aman bagi semua warga.[***]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca