Banda Aceh – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menegakkan syariat Islam melalui upaya memakmurkan masjid, saat menghadiri pelantikan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dan Panitia Pembangunan Masjid Jamik Kemukiman Lueng Bata, periode 2026–2031, Selasa malam, 30 Januari 2026, di Masjid Jamik Lueng Bata.
Dalam sambutannya, Afdhal menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal yang berhalangan hadir, sekaligus menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus dan panitia yang baru saja dilantik.
“Hari ini adalah keberkahan bagi kita semua. Selamat kepada pengurus BKM dan panitia pembangunan yang baru dilantik. Komitmen kami sejak awal bersama Ibu Wali Kota Illiza adalah menegakkan syariat Islam, dan salah satu wujud nyatanya adalah memakmurkan masjid,” ujarnya.
Afdhal menegaskan bahwa Pemko Banda Aceh menaruh perhatian serius terhadap pembangunan dan pengelolaan masjid. Ia menyebut, salah satu pekerjaan rumah penting ke depan adalah mengoptimalkan pembangunan masjid, yang akan terus dikawal bersama Sekretaris Daerah dan jajaran terkait.
“Ini menjadi PR kami bersama. Kami ingin pembangunan masjid benar-benar optimal dan memberi manfaat luas bagi umat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Afdhal juga punya kenangan emosionalnya, ungkapnya, dengan Masjid Jamik Kemukiman Lueng Bata, yang memiliki nilai histori tersendiri baginya, terutama sejak peristiwa tsunami.
“Masjid ini penuh sejarah bagi saya. Sangat naif jika saya tidak memikirkan agar masjid ini benar-benar makmur dan dapat digunakan oleh semua kalangan,” ungkapnya.




