Linimedia.id-Pemerintah Kota Banda Aceh meluncurkan program Pasar Murah untuk menanggulangi inflasi dan menjamin stabilitas harga kebutuhan pokok, yang berlangsung di Halaman Masjid Jami’ Lueng Bata pada Minggu, 25 Oktober 2026. Program ini ditargetkan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan menawarkan paket sembako dengan harga terjangkau.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (Diskopukmdag) Banda Aceh, Bukhari Sufi, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dari Pemko untuk meringankan beban pengeluaran keluarga di tengah gejolak harga pasar. Menurutnya, “Pasar Murah ini kami hadirkan sebagai solusi nyata agar warga dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang jauh lebih terjangkau.”
Paket sembako yang ditawarkan antara lain meliputi 10 kg beras seharga Rp 109.000, minyak goreng 2 liter seharga Rp 40.000, gula 1 kg seharga Rp 16.000, dan 30 butir telur seharga Rp 42.000. Dengan total biaya hanya Rp 207.000 per paket, Pemko Banda Aceh memberikan subsidi sebesar Rp 80.000 untuk setiap paket yang dijual.
Selanjutnya, Bukhari juga menekankan bahwa pelaksanaan pasar murah ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung masyarakat namun juga berperan sebagai instrumen untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, terutama pada komoditas pangan strategis. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif dalam menghadapi tantangan inflasi di daerah.
[Red]












