Linimedia.id-Banda Aceh mengambil langkah nyata untuk meningkatkan pelayanan perparkiran dengan memberikan penghargaan kepada tiga Juru Parkir (Jukir) terbaik di kota ini. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wali Kota Illiza Sa’aduddin Djamal di Aula Dinas Perhubungan (Dishub) pada Senin (26/10/2026).
Kepala Dishub, Muhammad Syaifuddin Ambia, menjelaskan bahwa penghargaan ini diberikan berdasarkan kinerja jukir yang mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, tidak menunggak setoran, dan disiplin dalam jam kerja. “Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mengatur perparkiran dan pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Ambia.
Dalam kesempatan tersebut, Dishub juga melakukan penyerahan rompi dan atribut sebagai identitas resmi bagi jukir. Total ada 800 rompi yang akan dibagikan, namun kali ini simbolis kepada tiga jukir. “Ini untuk mencegah keberadaan jukir gadungan dan liar di Kota Banda Aceh,” tambah Ambia.
Berdasarkan arahan dari Ambia, warga juga diminta untuk aktif menegur jukir yang tidak mengenakan atribut resmi. Dishub berkomitmen untuk bertindak tegas terhadap jukir yang tidak sesuai ketentuan.
Wali Kota Illiza mengungkapkan harapannya agar distribusi atribut ini dapat mengidentifikasi jukir yang tidak resmi. “Dengan atribut ini, jukir gadungan akan lebih mudah dikenali. Kami berharap mereka dapat menjaga kondisi parkir dengan baik, karena ini dampaknya langsung pada PAD,” ujarnya. Illiza menekankan pentingnya peningkatan PAD untuk memperbaiki fasilitas dan pelayanan kepada masyarakat.
[Red]












