Scroll untuk baca artikel
News

Disebut Pavel Durov Berbahaya, Bos WhatsApp: Taktik Biar Pengguna Telegram Bertambah

×

Disebut Pavel Durov Berbahaya, Bos WhatsApp: Taktik Biar Pengguna Telegram Bertambah

Sebarkan artikel ini

LM – Head of WhatsApp, Will Cathcart nampaknya tak terima dengan tuduhan Pavel Durov terkait seruannya menjauhi WhatsApp. Pendiri Telegram itu menuding bahwa aplikasi perpesanan milik Meta itu betul-betul tidak aman, meski ‘ditambal’ berkali-kali. Bahkan Durov menyebut WhatsApp sebagai aplikasi yang sudah cacat.

Karena itulah, Catchart bersuara di akun Twitter-nya. Menurutnya, justru orang-orang harus menjauhi Telegram. Pasalnya, aplikasi itu tidak memiliki sistem enkripsi end to end sehingga sangat membahayakan data pribadi pengguna.

Table of Contents

“Saya tidak akan menggunakan Telegram untuk hal pribadi. Tidak seperti WhatsApp, Telegram tidak memiliki enkripsi end-to-end dan tidak ada cara untuk mengaktifkannya untuk grup. Itu berarti Telegram memiliki salinan pesan Anda, dan itu membuat saya khawatir,” kata dia, Kamis (13/10).

Dirinya juga tak percaya sama sekali bahwa tujuan dari Durov tidak semata-mata ingin mendongkrak jumlah pengguna Telegram. Malah Catchart menduga bahwa pernyataannya itu adalah cara untuk meningkatkan pertumbuhan konsumennya.

“Saya juga tidak percaya sekalipun bahwa Pavel membuat klaim ini tanpa minat untuk mengembangkan aplikasinya. Sangat sedih melihat Telegram mencoba dan menggunakan disinformasi sebagai taktik untuk meningkatkan pertumbuhan mereka,” tulisnya.

Sebelumnya, pria asal Rusia ini mengatakan saat ini Telegram sudah memiliki 700 juta lebih pengguna aktif dan 2 juta lebih pendaftaran harian. Dengan demikian, postingnya melalui channel Telegram, bukan untuk melakukan promosi.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca