Scroll untuk baca artikel
HeadlineSeputar Aceh

Amiruddin Dorong Kepala Sekolah Banda Aceh Melawan Korupsi

22
×

Amiruddin Dorong Kepala Sekolah Banda Aceh Melawan Korupsi

Sebarkan artikel ini

Kepala sekolah harus menjadi teladan bagi guru, siswa, dan staf sekolah dalam menjunjung tinggi prinsip-prinsip kejujuran dan transparansi.

LM – Penjabat Wali Kota Banda Aceh, Amiruddin, secara resmi membuka acara Sosialisasi Anti Korupsi dan Integritas untuk para kepala sekolah tingkat TK, SD, dan SMP se-Banda Aceh di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Kota Banda Aceh. Selasa, 12 September 2023.

Baca Juga :  Buka Turnamen Bulutangkis HUT PGRI, Bakri Siddiq Sebut Guru Pahlawan Paling Berjasa LP

Pertemuan yang berlangsung di gedung bersejarah itu bukan hanya simbol kepedulian, tetapi juga langkah nyata dalam membangun kepemimpinan yang kokoh dan memerangi perilaku koruptif di sektor pendidikan, inti dari pembangunan masa depan.

Table of Contents

Amiruddin, dalam sambutannya, menegaskan betapa pentingnya peran kepala sekolah dalam menciptakan budaya integritas yang tak tergoyahkan di lingkungan pendidikan. “Kepala sekolah harus menjadi teladan bagi guru, siswa, dan staf sekolah dalam menjunjung tinggi prinsip-prinsip kejujuran dan transparansi,” katanya.

Dalam kerangka ini, Amiruddin juga menekankan bahwa kepala sekolah harus berfokus pada tata kelola yang baik dan akuntabilitas. Mereka harus memastikan dana pendidikan digunakan sesuai peruntukannya dan melakukan pengawasan ketat terhadap pengadaan barang dan jasa untuk mendukung proses belajar mengajar.

Sambil mengajak peserta sosialisasi untuk berkomitmen dalam memerangi korupsi, Amiruddin juga mendorong pengembangan metode pengajaran yang mencakup pemahaman tentang korupsi, penyebabnya, serta dampak negatif yang dihasilkan. “Kita perlu mengajarkan etika, integritas, transparansi, dan akuntabilitas kepada siswa kita,” ujarnya.

Lebih jauh lagi, ia juga mengusulkan pembentukan kelompok siswa yang fokus pada pencegahan korupsi dan promosi integritas. Kelompok ini dapat mengadakan berbagai kegiatan, seperti diskusi, seminar, atau lokakarya, untuk membahas isu-isu korupsi dan cara menghadapinya. Dengan cara ini, mereka menjadi agen perubahan yang membantu membentuk masyarakat yang lebih bersih dari korupsi.

Baca Juga :  Kunjungan Balasan ke Mabesad TNI, ini yang Dibicarakan Wali Nanggroe Dengan Kasad

Kadisdikbud, Sulaiman Bakri, menjelaskan bahwa acara tersebut diikuti oleh 130 kepala sekolah dari berbagai jenjang, mulai dari TK/PAUD hingga SMP, serta 15 ketua komite sekolah. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para kepala sekolah dan komite sekolah mengenai pengelolaan Dana BOS, sehingga mereka dapat menghindari penyalahgunaan dana pemerintah.

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca