LM – KUALASIMPANG – Sebanyak empat rumah yang dihuni lima keluarga di Bukitrata, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang rata dengan tanah setelah diamuk si jago merah pada Jumat (31/3/2023) petang kemarin.
Insiden ini terjadi saat seluruh penghuni rumah sedang bersiap menyambut buka puasa. Amukan api yang berkobar sangat besar membuat seluruh bangunan yang dihuni keluarga Supriadi, M Ihsan, Chairil, Hamdani dan Yono rata dengan tanah. Dugaan awal kebarakan ini dipicu arus pendek listrik di salah satu rumah yang terbakar.
“Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul delapan malam,” kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery.
Ia mengungkapkan dampak musibah ini menyebabkan keluarga Supriadi menderita kerugian materi Rp 160 juta, keluarga Chairil dan Hamdani masing-masing Rp 150 juta, sedangkan keluarga Yono Rp 50 juta. Untuk sementara keluarga korban diungsikan di tenda yang telah disediakan di dekat lokasi.
“Secara keseluruhan kerugian materi mencapai Rp 490 juta,” sebutnya.
Besarnya dampak kerugian ini menarik perhatian Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon.
Politisi Partai Aceh ini secara khusus meninjau lokasi kebakaran sekaligus menyalurkan bantuan tanggap darurat pada Sabtu (1/4/2023) kemarin.
“Kami sangat berduka, kami sangat merasakan penderitaan seluruh keluarga korban karena musibah ini terjadi menjelang lebaran,” kata Fadlon, Senin (3/4/2023).
Fadlon pun mengajak masyarakat mau bahu membahu meringankan beban keluarga korban. Fadlon juga mengapresiasi sikap Pemkab Aceh Tamiang yang juga sudah memberikan perhatian dan bantuan masa panik.












