Scroll untuk baca artikel
DPRK

Arief Minta Illiza Percepat Penempatan Pejabat untuk Wujudkan Visi Misi

33
×

Arief Minta Illiza Percepat Penempatan Pejabat untuk Wujudkan Visi Misi

Sebarkan artikel ini

LM-Anggota Komisi 1 DPRK Banda Aceh, Teuku Arief Khalifah, meminta Wali Kota Illiza Saaduddin Djamal segera menetapkan pejabat eselon 2 dan 3 serta jabatan fungsional lainnya. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat implementasi program-program dalam visi dan misi pembangunan Kota Banda Aceh.

Sebagai Ketua Koordinator Strategis dan Kampanye di Tim Pemenangan Illiza-Afdhal, Arief menekankan bahwa kesempatan yang diberikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait penyusunan jajaran kerja harus dimanfaatkan secara maksimal. Menurutnya, proses penempatan pejabat yang tepat akan menjadi kunci keberhasilan pemerintahan baru dalam 100 hari pertama.

Table of Contents

“Komisi 1 DPRK telah melakukan diskusi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) terkait pernyataan Mendagri. Disebutkan bahwa wali kota diperbolehkan melakukan rotasi pejabat eselon 2 sebelum enam bulan masa jabatan,” ujar Arief. “Saya meminta Bu Wali memanfaatkan peluang ini untuk segera menetapkan pejabat eselon 2 yang akan menjadi pembantu utama dalam menjalankan roda pemerintahan.”

Menurut Arief, semakin cepat pejabat eselon 2 ditetapkan, semakin cepat pula program-program yang dijanjikan dalam kampanye bisa diwujudkan menjadi program nyata pemerintah kota. Ia juga menyoroti pentingnya memilih pejabat yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga selaras dengan visi misi pemerintahan saat ini.

“Masyarakat menanti gebrakan nyata dari Illiza-Afdhal dalam 100 hari pertama. Banyak harapan yang dititipkan untuk perbaikan dan perubahan di Kota Banda Aceh. Karena itu, pemilihan pejabat yang tepat dan sejalan dengan visi misi harus menjadi prioritas utama,” lanjutnya.

Arief juga menyoroti bahwa ada beberapa pejabat eselon 2 yang kebijakan-kebijakannya selama ini tidak sejalan dengan visi misi pembangunan Kota Banda Aceh. Hal ini, menurutnya, menjadi penghambat dalam implementasi kebijakan dan harus segera dievaluasi agar pemerintahan Illiza-Afdhal dapat berjalan lebih efektif.

Baca Juga :  Respon Cepat! Ketua DPRK Banda Aceh Turun ke Lapangan Cek Jalan Rusak

Selain eselon 2, Arief juga meminta agar penempatan pejabat eselon 3 dievaluasi. Ia menilai banyak dari mereka yang saat ini ditempatkan di posisi yang tidak sesuai dengan pengalaman dan kompetensinya.

“Salah satu masalah utama dalam pemerintahan kota adalah ketidaktepatan dalam menempatkan personel. Banyak pejabat yang tidak memiliki pengalaman di bidangnya, sehingga mereka kesulitan dalam mengantisipasi berbagai permasalahan yang muncul. Oleh karena itu, saya berharap Bu Wali tegas dalam memilih personel yang tepat untuk posisi yang sesuai,” tegas Arief.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dirinya memahami bahwa saat ini Wali Kota dan timnya sedang mempersiapkan proses seleksi pejabat. Namun, ia berharap proses ini bisa dipercepat agar pemerintahan dapat berjalan lebih optimal dalam 100 hari pertama.

“Saya yakin Bu Wali dan tim sedang mempersiapkan proses ini dengan matang. Namun, di sini saya ingin menegaskan bahwa percepatan dalam proses ini sangat penting agar seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai target. Jika pejabat yang tepat telah ditempatkan sejak awal, maka kinerja pemerintahan akan lebih efektif dan efisien,” pungkasnya.[***]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca