“Zakat adalah kekuatan besar umat Islam. Melalui pengelolaan yang baik, zakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, termasuk menyediakan rumah yang layak bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa rumah bukan sekadar tempat berteduh, tetapi fondasi utama bagi tumbuhnya keluarga yang sehat, aman, dan sejahtera. “Rumah yang layak akan memberikan rasa nyaman, ketenangan, serta semangat baru bagi keluarga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,”.
Menurut Bunda Illiza, program bantuan Rumah Layak Huni akan terus diperluas sebagai bagian dari strategi Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin ada warga Banda Aceh yang hidup dalam kondisi hunian tidak layak.
Selain menyerahkan bantuan secara simbolis, Bunda Illiza juga meninjau langsung kondisi rumah serta berdialog dengan keluarga penerima, memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan.
Keuchik Gampong Jeulingke, Zulhan Hanafiah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Banda Aceh dan Baitul Mal yang dinilai sangat membantu warganya. Program tersebut, menurutnya, menjadi bukti nyata bahwa dana zakat benar-benar kembali kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
Sementara itu, penerima bantuan tidak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukur atas rumah baru yang kini dapat ditempati bersama keluarga. Sebelumnya, mereka tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan dan kurang aman.






