Banda Aceh dipilih sebagai salah satu dari 5 kota besar di Indonesia yang dilayani penerbangan umrah langsung ke Tanah Suci oleh Garuda Indonesia karena waktu penerbangannya paling singkat, sekitar 7 jam setengah, dan potensi pasar yang besar. Dengan adanya penerbangan langsung ini, diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi Aceh, termasuk meningkatkan aktivitas ekspor impor melalui transportasi udara.
Penerbangan umrah ini menggunakan pesawat Boeing 777-300 ER dan akan berlangsung sekali dalam 2 minggu dari Banda Aceh ke Jeddah dan Madinah. Harapan dari Garuda Indonesia adalah agar dukungan dari semua pihak dapat membuat penerbangan umrah dari Banda Aceh terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat Aceh yang ingin beribadah ke Tanah Suci.
Dalam perjalanan penerbangan perdana Banda Aceh-Jeddah, Maskapai Garuda Indonesia juga mengajak salah seorang Ulama Kharismatik Aceh Tgk H Nuruzzahri, selaku pimpinan Dayah Ummul Ayman atau yang akrab disapa Waled Nu, untuk turut serta dalam rombongan.












