Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI Terkait Pelanggaran

×

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI Terkait Pelanggaran

Sebarkan artikel ini
Banner Komite Disiplin PSSI. (Foto : PSSI)
Banner Komite Disiplin PSSI. (Foto : PSSI)

LMKomite Disiplin PSSI baru-baru ini mengumumkan hasil sidang terkait pelanggaran dalam beberapa kompetisi sepak bola nasional. Sidang tersebut menghasilkan sejumlah sanksi disiplin untuk klub, pemain, dan ofisial yang melanggar aturan dalam pertandingan.

Pelanggaran Klub di BRI Liga 1 2023/2024:

Table of Contents

1. Klub PSS Sleman harus membayar denda sebesar Rp. 50.000.000,- setelah suporter mereka melakukan penyalaan flare di Tribun Selatan saat pertandingan melawan Dewa United FC.

2. Klub Persita Tangerang juga dijatuhi sanksi denda sejumlah Rp. 50.000.000,- setelah dua suporter masuk ke lapangan dan salah satunya mencabut tiang bendera sudut dalam pertandingan melawan Persik Kediri.

3. Sementara pemain Persik Kediri, Ahmad Agung Setia Budi, harus menjalani tambahan larangan bermain selama dua pertandingan dan membayar denda Rp. 10.000.000,- karena perilaku kasar dan kartu merah langsung dalam pertandingan melawan Persita Tangerang.

4. Er Deva Aulia Egon, pemain Persis Solo U16, mendapatkan tambahan larangan bermain selama dua pertandingan dan denda Rp. 5.000.000,- karena menggunakan tubuhnya secara berlebihan terhadap pemain lawan dalam pertandingan melawan Borneo FC Samarinda U16.

5. Tim Persebaya Surabaya U18 dijatuhi sanksi denda sebesar Rp. 5.000.000,- setelah lima pemain mendapatkan kartu kuning dalam pertandingan melawan Persik Kediri U18.

6. Zacky Abdul Malik, pemain Dewa United FC U18, mendapatkan tambahan larangan bermain selama dua pertandingan dan denda Rp. 5.000.000,- karena melakukan pemukulan terhadap pemain lawan dalam pertandingan melawan Persikabo 1973 U18.

7. Muhammad Afazriel, pemain PSS Sleman U18, juga dijatuhi tambahan larangan bermain selama dua pertandingan dan denda Rp. 5.000.000,- karena mendorong pemain lawan dalam pertandingan melawan Rans Nusantara FC U18.

Baca Juga :  Timnas U-17 Indonesia Berjuang Keras Sambut Piala Dunia 2023

8. Ahmad Zamzami Saputra, pemain Rans Nusantara FC U18, mendapatkan tambahan larangan bermain selama dua pertandingan dan denda Rp. 5.000.000,- karena melakukan pemukulan terhadap pemain lawan dalam pertandingan melawan PSS Sleman U18.

9. Tim Persebaya Surabaya U20 dijatuhi sanksi denda sebesar Rp. 5.000.000,- setelah lima pemain mendapatkan kartu kuning dalam pertandingan melawan Persik Kediri U20.

10. Muhammad Farhan Ibrahim S, pemain Rans Nusantara FC U20, mendapatkan tambahan larangan bermain selama dua pertandingan dan denda Rp. 5.000.000,- karena perilaku kasar dalam pertandingan melawan Madura United FC.

11. Bambang Harsoyo, ofisial PS. Barito Putera, mendapatkan sanksi skors larangan berpartisipasi dalam pertandingan selama empat pertandingan dan denda Rp. 5.000.000,- karena mengucapkan kata-kata kasar terhadap perangkat pertandingan dalam pertandingan melawan Persija Jakarta U20.

12. Tim Persija Jakarta U20 dijatuhi sanksi denda sebesar Rp. 5.000.000,- setelah lima pemain mendapatkan kartu kuning dalam pertandingan melawan PS. Barito Putera U20.

13. Abdul Bahar Lestaluhu, ofisial Persikabo 1973 U20, mendapatkan sanksi skors larangan berpartisipasi dalam pertandingan selama empat pertandingan dan denda Rp. 5.000.000,- karena memasuki area lapangan dan melakukan protes keras terhadap perangkat pertandingan dalam pertandingan melawan Dewa United FC U20.

14. Galih Ibrahim, pemain Arema FC U20, mendapatkan tambahan larangan bermain selama dua pertandingan dan denda Rp. 5.000.000,- karena menggunakan tubuhnya secara berlebihan terhadap pemain lawan dalam pertandingan melawan Persib Bandung U20.

15. Amara Aditia, pemain Persib Bandung U20, mendapatkan tambahan larangan bermain selama dua pertandingan dan denda Rp. 5.000.000,- karena bertindak kasar menyikut pemain lawan dalam pertandingan melawan Arema FC U20.

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, 13 Oktober 2023:

Baca Juga :  Menpora Apresiasi Jakarta Cycling Challenge BMX 2023

1. Tim Persipura Jayapura harus membayar denda sebesar Rp. 25.000.000,- setelah enam pemain mendapatkan kartu kuning dalam pertandingan melawan Sulut United FC.

2. Wirdan Jaka Septian, pemain Persekat, mendapatkan teguran keras karena melakukan protes berlebihan kepada perangkat pertandingan dan mendorong Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan dalam pertandingan melawan Persijap Jepara.

3. Revan Eko, Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Persijap, mendapatkan teguran keras karena melakukan aksi saling mendorong dengan pemain Persekat dalam pertandingan yang sama.

4. Panitia Pelaksana Pertandingan Gresik United FC dijatuhi sanksi denda sebesar Rp. 10.000.000,- karena tidak menyediakan peralatan medis di stadion dalam pertandingan melawan Persipa.

5. Panitia Pelaksana Pertandingan Gresik United FC juga dihukum dengan denda sebesar Rp. 25.000.000,- karena kelalaian personel mereka yang menyebabkan pertandingan babak kedua mundur dalam pertandingan melawan Persipa.

6. Ilham Wibowo Yusuf, pemain PSDS, mendapatkan sanksi larangan bermain selama satu pertandingan dan denda sebesar Rp. 12.500.000,- karena melakukan pemecahan kaca pintu ruang ganti tim dalam pertandingan melawan

Sada Sumut FC.

7. Klub Sriwijaya FC harus membayar denda sebesar Rp. 10.000.000,- setelah suporter mereka menggunakan kata-kata yang melecehkan dan menghina perangkat pertandingan dalam pertandingan melawan PSPS Riau.

8. Klub FC Bekasi City dihukum dengan teguran keras karena ada penonton yang memasuki ruang ganti tim FC Bekasi City dalam pertandingan melawan PSKC Cimahi.

[red]

Eksplorasi konten lain dari LiniMedia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca