Linimedia.id-Musyawarah Wilayah (Muswil) Ke-VIII Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Aceh resmi dibuka oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, pada Sabtu, 12 September 2026, di Azana Oasis Hotel. Acara ini juga mencakup seminar nasional yang mengangkat tema strategis mengenai kemandirian ekonomi umat dan ketahanan pangan.
Illiza menyampaikan apresiasinya terhadap pemilihan Banda Aceh sebagai tuan rumah, menyebutnya sebagai kehormatan bagi pemerintah dan masyarakat. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya ICMI sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
“Muswil bukan hanya agenda konsolidasi organisasi, tetapi juga momentum untuk melihat persoalan komunitas dan merumuskan kontribusi kita ke depan,” kata Illiza. Ia menandaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan ICMI dapat mempercepat penyelesaian masalah yang kompleks.
Tema seminar, “Kemandirian Ekonomi Ummat dalam Membangun dan Memperkuat Ketahanan Pangan”, menjadi sorotan utama yang dianggap penting oleh Illiza, mengingat kondisi masyarakat saat ini. Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan melibatkan berbagai sektor, mulai dari petani hingga generasi muda.
“Kita ingin masyarakat bukan hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelaku ekonomi. Ini adalah langkah menuju kemandirian ekonomi umat,” ujarnya. Illiza berharap gagasan yang dihasilkan dari seminar dapat diterapkan dalam kebijakan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Banda Aceh juga menunjukkan komitmennya untuk memperkuat kerjasama dengan ICMI dalam berbagai aspek, termasuk kajian dan program kolaboratif. “Mari kita duduk bersama untuk mendiskusikan gagasan yang bisa diwujudkan bersama,” pungkasnya.
[Red]












