Dari seluruh rangkaian acara, terpatri satu hal nyata bahwa kota yang kuat bukan hanya dibangun, tetapi dihidupi bersama. “City Expo ini mungkin kita tutup malam ini. Panggung-panggung ini mungkin akan dibongkar esok pagi,” katanya.
“Namun semangat yang kita bangun di dalamnya, semangat kolaborasi, kebersamaan, dan rasa memiliki tidak boleh ikut dibongkar. Mari kita terus berkolaborasi, menjaga, dan membangun Banda Aceh yang kita cintai,” demikian Illiza Sa’aduddin Djamal. (*)








