Linimedia.id-Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Dr. Musriadi, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya implementasi Draf Kurikulum Pendidikan Diniyah di sekolah-sekolah untuk membentuk generasi berkarakter Qurani. Hal ini disampaikan Musriadi dalam Focus Group Discussion (FGD) di Aula Kantor DPRK pada Kamis (8/10/2026).
FGD dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, MPD, dan Dinas Syariat Islam, serta tim penyusun dari UIN Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala. Musriadi menyatakan bahwa penyusunan kurikulum diniyah bukan sekadar membuat dokumen, tetapi juga menentukan arah pendidikan dan karakter anak-anak Banda Aceh.
“Kita sedang menyiapkan fondasi pendidikan dan karakter anak-anak Kota Banda Aceh,” ungkap Musriadi, menekankan integrasi tujuh bidang kurikulum seperti Baca Tulis Al-Qur’an, Akhlak, dan Tahfidz, untuk menciptakan kecintaan kepada ajaran agama.
Wakil Ketua DPRK menyoroti perlunya pendidikan diniyah sebagai kompas moral di tengah kemajuan teknologi dan arus informasi yang deras. Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan guru dan sekolah dalam menerapkan kurikulum serta peningkatan kompetensi pendidik untuk menjamin keberhasilan program ini.
DPRK Banda Aceh berkomitmen untuk mendorong penguatan pendidikan diniyah melalui perencanaan dan penganggaran yang tepat. Musriadi berharap FGD ini dapat menghasilkan rekomendasi konkret demi mewujudkan pendidikan diniyah yang tidak hanya berbentuk dokumen, tetapi benar-benar diimplementasikan di lapangan.
“Kita ingin pendidikan diniyah hidup di sekolah, membentuk anak beriman dan berkarakter Qurani,” tutupnya.
[Red]












