LM – Upacara bendera merah putih dalam rangka perayaan HUT ke-78 kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Juwangi, Boyolali, Jawa Tengah, sempat menghadapi insiden yang menegangkan saat tali bendera putus. Namun, kejadian ini memunculkan pahlawan tak terduga dalam sosok seorang polisi bernama Bripka Suwarno.
Kisah heroik ini terjadi ketika upacara berlangsung dengan khidmat. Dalam momen yang penuh semangat, tiba-tiba tali bendera merah putih yang dikibarkan oleh pasukan paskibraka putus, menyebabkan bendera terhenti di tengah jalan menuju puncak tiang. Angin kencang yang bertiup membuat situasi semakin rumit, dan tampaknya upacara yang penuh makna ini akan terhenti.
Namun, tanpa ragu dan dengan sikap sigap, Bripka Suwarno, seorang anggota polisi Polsek Juwangi, langsung merespons insiden tersebut. Meskipun tugasnya semula adalah mengatur lalu lintas dan mengambil dokumentasi acara, ia tahu bahwa momen tersebut memerlukan tindakan cepat.
“Saya spontan langsung naik beneren tali yang putus karena angin juga kencang, daripada benderanya ngga bisa naik. Itu lagu Indonesia Raya sudah dinyanyikan,” ujar Bripka Suwarno, yang telah menjelma menjadi pahlawan dalam upacara tersebut.
Dengan keberanian dan kecepatan, Bripka Suwarno berhasil memanjat tiang bendera dan memperbaiki tali yang putus. Tindakannya memungkinkan bendera merah putih tetap berkibar dengan gagah di tengah hembusan angin. Kehadirannya sebagai pahlawan tak terduga dalam upacara tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan dan dedikasi terhadap simbol nasional tidak pernah pudar.












